Selasa, 13 Okt 2026
dark_mode

Ketika Ritel Global Menang di Lahan UMKM!

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Sabtu, 7 Jun 2025
  • print Cetak

Ketua Umum Aliansi Perdagangan dan Industri Kreatif Indonesia (APIKI), Anto Suroto, SH, SE, MM. (Dok/Foto/Red)

Oleh: AYS Prayogie

 

Aroma kopi instan dan onigiri dari gerai Family Mart di kompleks Kementerian Usaha Kecil Menengah (UKM), Jalan Gatot Subroto, Jakarta Selatan, menyambut pegawai dan tamu yang berkunjung ke gerai itu. Tapi kehadiran ritel modern asal Jepang tersebut bukan cuma menyuguhkan camilan cepat saji—ia juga menyulut polemik!

 

HITVBERITA.COM | Jakarta — Aliansi Perdagangan dan Industri Kreatif Indonesia (APIKI) menyebut kehadiran Family Mart di lingkungan Kementerian UKM sebagai ironi. Lembaga yang seharusnya menjadi panggung utama bagi pelaku usaha kecil, justru tetap membuka ruang bagi ritel berjaringan global.

“Secara administratif sah, tapi secara etis ini mencederai semangat pemberdayaan UMKM,” kata Ketua Umum APIKI, Anto Suroto, dalam pernyataan resminya, pada Sabtu, 7 Juni 2025.

Terkait itu APIKI akan melayangkan surat keberatan kepada Kementerian UKM. Intinya: minta evaluasi. Mereka juga menyoal skema pemanfaatan lahan komersial di kementerian yang dinilai telah mengabaikan prinsip afirmasi terhadap koperasi dan UMKM.

Ditegaskan oleh Ketua Umum APIKI, Anto Suroto, SH, SE, MM bahwa kehadiran Family Mart di lingkungan Kementerian UKM menjadi potret inkonsistensi arah kebijakan.

“Ruang kementerian itu seharusnya jadi etalase produk UMKM unggulan, bukan lahan bisnis investor asing,” ujar Anto, yang juga Dewan Pembina MIO INDONESIA, yakni sebuah organisasi pers tempat berhimpunnya perusahaan perusahaan media berbasis online di Indonesia.

Telusuran Hitvberita.com dilapangan, bahwa pemerintah selama ini memang membuka peluang kerja sama pemanfaatan aset negara dengan pihak swasta, termasuk investor asing.

Dalam praktiknya, aspek teknis seperti layanan 24 jam, sistem distribusi, dan besar sewa jadi pertimbangan utama. Di titik itu, ritel besar seperti Family Mart unggul telak dibanding warung kopi keliling atau gerai keripik lokal.

Namun menurut APIKI, pendekatan berbasis efisiensi semata tak bisa menjadi justifikasi. “Kalau kementerian yang membidangi UMKM saja tak memberi ruang, bagaimana pelaku usaha kecil bisa naik kelas?” ucap Anto.

APIKI mendorong kementerian untuk membuka proses evaluasi secara terbuka dan melibatkan pelaku UMKM. Bagi mereka, keberpihakan pada ekonomi kerakyatan tak cukup hanya dalam dokumen rencana strategis, tapi harus tercermin dalam setiap jengkal ruang yang dikelola.

“Kementerian ini bukan sekadar tempat penyewa properti. Ia penentu arah,” uejar Anto. “Mestinya bisa jadi teladan dalam menempatkan UMKM sebagai tuan rumah di negerinya sendiri.” sambungnya.

Hingga berita ini disusun, pihak Kementerian UKM belum memberikan tanggapan atas pernyataan resmi dari APIKI.

Namun polemik ini kembali menyodorkan satu pertanyaan penting: di tengah gempuran ritel modern dan liberalisasi aset negara, apakah UMKM masih punya tempat di rumah sendiri?

 

Sumber:
Humas MIO INDONESIA

  • Penulis: Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sejumlah 55 Desa/Kelurahan Miliki Posbankum, Wujud Barru Berkeadilan

    Sejumlah 55 Desa/Kelurahan Miliki Posbankum, Wujud Barru Berkeadilan

    • calendar_month Senin, 6 Okt 2025
    • 0Komentar

    ? Pasangan Bupati Andi Ina Kartika Sari-Wabup Abustan A. Bintang berhasil mendorong seluruh Desa dan Kelurahan se-Kabupaten Barru untuk mendirikan Pos Bantuan Hukum wujud visi Barru berkeadilan.  HITVBERITA.COM | Barru – Sejumlah 55 Posbankum akhirnya terbentuk, enam bulan pasca keduanya dilantik 20 Februari lalu melalui pendampingan Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulsel. Dengan dukungan pendidikan pelatihan Paralegal […]

  • Musyawarah di Dabo Singkep, Polres Lingga Satukan Pedagang Pasar Malam dalam Satu Lokasi

    Musyawarah di Dabo Singkep, Polres Lingga Satukan Pedagang Pasar Malam dalam Satu Lokasi

    • calendar_month Rabu, 8 Apr 2026
    • 0Komentar

    Upaya meredam potensi konflik di kalangan pedagang pasar malam di Dabo Singkep, Kabupaten Lingga, akhirnya ditempuh melalui jalur musyawarah. LINGGA, HITV — Hasilnya, para pedagang sepakat menempati satu titik lokasi usaha demi menjaga ketertiban sekaligus mendorong aktivitas ekonomi masyarakat. Kesepakatan tersebut dicapai dalam pertemuan yang digelar di Kedai Kopi Merdeka, Selasa (7/4) sore. Forum itu […]

  • Dinsos P3A Berikan Trauma Healing Kepada Korban Pencabulan di Purwakarta

    Dinsos P3A Berikan Trauma Healing Kepada Korban Pencabulan di Purwakarta

    • calendar_month Selasa, 9 Jul 2024
    • 0Komentar

    PURWAKARTA | Sembilan anak di Kecamatan Campaka, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat yang menjadi korban pencabulan yang dilakukan pria berinisial AD (32) kini sudah mendapat perlindungan dan trauma healing. Dinas Sosial Perlindungan Perempuan dan Anak (Dinsos P3A) Kabupaten Purwakarta, bersama Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) Purwakarta mendatangi serta memberikan trauma healing terhadap anak korban pencabulan tersebut. […]

  • Polres Pekalongan Kota Gelar Patroli Skala Besar, Cegah Gangguan Kamtibmas

    Polres Pekalongan Kota Gelar Patroli Skala Besar, Cegah Gangguan Kamtibmas

    • calendar_month Minggu, 19 Okt 2025
    • 0Komentar

    Penulis : Hadi Lempe Keamanan dan kenyamanan merupalan prioritas utama dalam lajunya kehidupan. Gangguan sekecil apapun terutama kenakalan remaja yang dapat mempengaruhi mental dan karakter, ini seharusnya mendapat perhatian dan tindakan pencegahan. Salah satunya adalah tanggap terhadap Intensitas dan kondisi kerawanan lingkungan. HITV. BERITA. COM | KOTA PEKALONGAN – Polres Pekalongan Kota melaksanakan kegiatan Preventif […]

  • ‎Perkuat Koordinasi Data dan Proses Bisnis, Kemenko Perekonomian Kunjungi Pelabuhan Tanjung Priok

    ‎Perkuat Koordinasi Data dan Proses Bisnis, Kemenko Perekonomian Kunjungi Pelabuhan Tanjung Priok

    • calendar_month Jumat, 17 Okt 2025
    • 0Komentar

    Reporter: Kalaus Naibaho HITVberita.com | Jakarta — Upaya memperkuat efektivitas dan efisiensi layanan logistik nasional terus dilakukan pemerintah. Salah satunya melalui kunjungan tim Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian ke Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, Selasa (14/10/2025), guna memperkuat koordinasi data dan proses bisnis indikator ShipTurnAround Time (TAT) dan Container Dwelling Time (DT). ‎ ‎Kegiatan yang dikemas dalam […]

  • Ancaman Pidana Mengintai Dugaan Penjualan Lahan Hutan Produksi di Desa Runtu

    Ancaman Pidana Mengintai Dugaan Penjualan Lahan Hutan Produksi di Desa Runtu

    • calendar_month Senin, 27 Apr 2026
    • 0Komentar

    Dugaan praktik penggarapan sekaligus penjualan lahan di kawasan hutan produksi di Desa Runtu, Kecamatan Arut Selatan, kini memasuki babak serius. Selain memicu keresahan warga, kasus ini berpotensi menyeret pelakunya ke jerat hukum berlapis dengan ancaman pidana yang tidak ringan. KOTAWARINGIN BARAT, HITV— Informasi yang berhasil dihimpun dari warga menyebutkan, bahwa aktivitas penggarapan sekaligus penjualan lahan […]

expand_less