Minggu, 1 Mar 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Opini » Badai Ancaman PHK dan Solusinya

Badai Ancaman PHK dan Solusinya

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Minggu, 6 Apr 2025
  • visibility 59
  • print Cetak

Oleh: Saiful Huda Ems

Kebijakan tarif resiprokal oleh Donald Trump, telah berpengaruh pada perekonomian dunia, khususnya Indonesia. Bahkan bagi negara-negara tertentu, ada yang dikenai tarif lebih tinggi, melebihi tarif yang ditetapkan Pemerintahan Amerika Serikat untuk Indonesia, yakni 32 % dari basis tarif sebesar 10 % yang diterapkan Amerika Serikat kepada semua negara dan tarif yang dikenakan AS saat ini.

Industri-industri di Indonesia yang terdampak oleh kebijakan tarif Donald Trump tersebut diantaranya adalah; Tekstil, Garmen (Sepatu), Elektronik, Pertambangan, Smelter, Mebeul, Perkebunan Kelapa Sawit, Perkebunan Karet dll. Para pekerja di sektor industri-industri tersebut telah terancam di PHK, bahkan malahan sebagian sudah memberlakukan PHK pada ribuan karyawannya.

Presiden Partai Buruh atau KSPI, Bang Said Iqbal telah menguraikan persoalan ini sangat detail dan cerdas, beliau sebagai Presiden Partai Buruh dan KSPI telah mengajukan rekomendasi pada Pemerintahan Prabowo Subianto antara lain; Pembentukan Satgas PHK, Melakukan renegosiasi terhadap neraca perdagangan antar Pemerintahan Indonesia dengan Pemerintahan Amerika Serikat.

Selain itu, Bang Said Iqbal juga mengingatkan Pemerintahan Prabowo Subianto, agar jangan menjadikan Indonesia sebagai sasaran empuk perpindahan pasar AS dari satu negara ke Indonesia. Industri dalam negeri haruslah dilindungi. Indonesia ini untuk penjualan sangat murah, namun pasarnya sangat bersar.

Karena itu Presiden Partai Buruh dan KSPI ini meminta agar PERMENDAG NO.8 Tahun 2023 segera dicabut, karena sangat memudahkan impor China yang datang ke Indonesia. Jika tidak, maka sebagaimana hasil riset Litbang KSPI dan Partai Buruh, PHK akan makin tinggi. Badai PHK gelombang kedua dalam kurun waktu 3 bulan kedepan diperkirakan akan mencapai 50.000 orang.

PHK tidak bisa dihindari namun bisa dikurangi. Olehnya Bang Said Iqbal meminta berhati-hati dalam menentukan Kebijakan Upah bagi buruh atau pekerja. Bang Said Iqbal memberikan contoh; orang yang kerja di Brebes pindah kerja ke Cirebon, karena beda upah 500.000 dan jarak tempuhnya hanya 15 menit.

Selama ini data PHK dari Pemerintah selalu berbeda dengan data yang sebenarnya terjadi di lapangan. Ini karena data dari Pemerintah itu diperoleh dari Disnaker Daerah, yang didapat dari laporan perusahaan yang menghindari pesangon karyawan dll. Berbeda dengan data lapangan yang disiarkan oleh KSPI misalnya, yang memiliki Serikat Pekerja di perusahaan-perusahaan, sehingga laporannya lebih akurat.

Beberapa menteri yang terkait takut dimarahi oleh presiden, olehnya mereka tidak pernah transparan dalam memberitakan soal besarnya buruh yang terkena PHK. Tidak demikian halnya dengan laporan PHK yang diberikan oleh Partai Buruh atau KSPI yang tidak mempunyai beban apa-apa selain ingin mengangkat nasib jutaan buruh itu sendiri.

Situasi ekonomi dan sosial di atas sangat memerlukan perhatian khusus dari Pemerintah Indonesia khususnya, dan warga negara pada umumnya. Sebab jika tidak diperhatikan, maka badai ekonomi, sosial dan politik ke depan akan dahsyat sekali. Demonstrasi ke depan tidak akan lagi didominasi oleh adik-adik Mahasiswa, melainkan juga para buruh dan emak-emak di seluruh penjuru tanah air.

Pemerintahan Prabowo Subianto yang pejabatnya banyak didominasi oleh para pejabat titipan Jokowi, akan sempoyongan menghadapi ledakan demonstrasi, pengangguran dan kriminalitas yang diakibatkan oleh keterpurukan ekonomi dan hilangnya keteladanan dari para pemimpinnya.

Indonesia akan gonjang-ganjing, investor-investor dan investasi-investasinya akan berhamburan keluar, kabur, pindah keluar negeri (Capital Flight), Jokowi dan keluarganya akan diburu rakyat yang marah terhadap prilakunya yang telah menanamkan fondasi perekonomian yang rapuh dan dililit ribuan triliun hutang luar negeri.

Sadarkah kita sebagai bangsa terhadap ancaman ke depan bagi bangsa dan negara ini? Sadarkah kita sebagai warga negara yang selama ini tertipu oleh agitasi dan propaganda-propaganda Jokowi, yang menghamba pada gerombolan-gerombolan oligarky, dan yang sekarang kebijakan-kebijakannya telah dititipkan pada Prabowo dan anaknya Gibran Rakbuming Raka ini?.

Adili Jokowi, maka para investor akan berpikir 1000 x untuk melarikan diri dari Indonesia, karena Indonesia upah pekerja sangat murah dan para pembelinya melimpah ruah. Satu pejabat di Eropa hanya butuh satu kendaraan, satu oknum pejabat di Indonesia butuh koleksi puluhan kendaraan. Sedangkan transportasi umum antar kotanya saja masih banyak yang rongsokan, itupun mending jika masih ada.

Satu pejabat di luar negeri hanya butuh menafkahi satu istri, satu oknum mantan (apalagi masih jadi) pejabat di Indonesia butuh menafkahi satu istri dan beberapa perempuan simpanannya. Tuh lihat Kang Ngemil contohnya ! Dimintai tanggung jawab oleh perempuan simpanannya malah ia mengelak dan lupa terhadap saham cair yang pernah diinvestasikannya. Apa yang terjadi kemudian? Kita lupa pada kasus korupsi besar yang diduga dilakukannya. Sapere aude! (SHE).

5 April 2025

Penulis adalah Lawyer dan Analis Politik

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pempek Palembang Windy, Ramah di Kantong, Enak di Lidah!

    Pempek Palembang Windy, Ramah di Kantong, Enak di Lidah!

    • calendar_month Selasa, 2 Jul 2024
    • account_circle Redaksi
    • visibility 31
    • 0Komentar

    HITVBERITA.COM BANJAR | Pempek atau empek empek, merupakan makanan khas Palembang, makanan ini memiliki Varian rasa yang berbeda dengan makanan lainnya seperti bakso, cilok dan lain lain. Ciri khas dari Makanan Pempek ini yaitu pada Kuahnya yang terbuat dari gula aren, yang disebut dengan Cuko. Makanan yang sudah ada sejak abad 16 ini, memiliki variasi […]

  • Polda Kepri Tegaskan Tak Ada Unsur Pidana dalam Kasus Pembawaan Uang Tunai Rp7,7 Miliar di Pelabuhan Harbour Bay

    Polda Kepri Tegaskan Tak Ada Unsur Pidana dalam Kasus Pembawaan Uang Tunai Rp7,7 Miliar di Pelabuhan Harbour Bay

    • calendar_month Selasa, 16 Des 2025
    • account_circle Ismail Ratusimbangan
    • visibility 59
    • 0Komentar

    Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Kepulauan Riau menegaskan tidak ditemukan unsur tindak pidana dalam peristiwa pembawaan uang tunai senilai total Rp7,7 miliar oleh empat orang di Pelabuhan Ferry Internasional Harbour Bay, Kota Batam. BATAM | HITV — Penegasan tersebut disampaikan dalam konferensi pers yang digelar Ditreskrimsus Polda Kepri, Selasa, terkait penanganan dugaan pelanggaran administratif […]

  • BNPB dan BMKG Imbau Waspada Banjir dan Longsor di Bulan Desember 2024

    BNPB dan BMKG Imbau Waspada Banjir dan Longsor di Bulan Desember 2024

    • calendar_month Selasa, 10 Des 2024
    • account_circle
    • visibility 77
    • 0Komentar

    Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) bersama Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana banjir dan tanah longsor pada Desember 2024. Imbauan tersebut disampaikan melalui surat resmi BNPB kepada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) di seluruh provinsi Indonesia. Dan, langkah mitigasi dan antisipasi penting diperkuat di daerah rawan bencana. […]

  • Buka Peparnas XVII 2024, Presiden Jokowi Serukan Kesetaraan

    Buka Peparnas XVII 2024, Presiden Jokowi Serukan Kesetaraan

    • calendar_month Senin, 7 Okt 2024
    • account_circle Redaksi
    • visibility 31
    • 0Komentar

    𝐇𝐈𝐓𝐕𝐁𝐞𝐫𝐢𝐭𝐚.𝐂𝐨𝐦 | Solo – Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) secara resmi membuka Pekan Paralimpiade Nasional (Peparnas) XVII 2024, Minggu (6/10/2024) malam. Gelaran yang mengusung semangat “Bedo Nanging Digdoyo” atau Berbeda Namun Digdaya ini resmi dibuka di Stadion Manahan, Solo, Jawa Tengah. Hadir pada acara ini, Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian, serta para menteri […]

  • Kalteng Wacth Berikan Klarifikasi Laporan Polisi Rudhye HK ke Polda Kalteng

    Kalteng Wacth Berikan Klarifikasi Laporan Polisi Rudhye HK ke Polda Kalteng

    • calendar_month Minggu, 16 Nov 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 61
    • 0Komentar

    Penulis: Royke Jhoni Piay HITVBERITA.COM | Palangka Raya – Ketua Umum Kalteng Wacth, Ir Men Gumpul, menyanggah dan merasa keberatan terhadap adanya pemberitaan dan laporan polisi (LP) yang dilakukan oleh saudara Rudhye HK melalui kuasa hukum ke Kepolisian Daerah Kalimantan Tengah (Polda Kalteng). Dalam pemberitaan yang diterbitkan oleh salah satu media online Potret Kalteng tertanggal […]

  • ‎Turnamen Voli Kapolres Karimun Cup 2025 Resmi Bergulir

    ‎Turnamen Voli Kapolres Karimun Cup 2025 Resmi Bergulir

    • calendar_month Selasa, 14 Okt 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 32
    • 0Komentar

    ‎Penulis M. Saipul Semangat sportivitas dan kebersamaan mewarnai pembukaan Open Tournament Volly Ball Kapolres Karimun Cup 2025 yang digelar di Lapangan Olahraga Asrama Polisi Kapling, Jumat (17/10/2025). HITVBERITA.COM | Karimun — Turnamen tersebut resmi dibuka oleh Kapolres Karimun AKBP Robby Topan Manusiwa, SIK, MH, didamping Wakapolres Karimun Kompol Salahuddin, SIK, MH. Kegiatan Open Tournament Volly […]

expand_less