Minggu, 1 Mar 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Opini » Jejak Hijau dari Bangku Sekolah: Ketika Anak SMP di Purwakarta Belajar Menyelamatkan Bumi!

Jejak Hijau dari Bangku Sekolah: Ketika Anak SMP di Purwakarta Belajar Menyelamatkan Bumi!

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Rabu, 4 Jun 2025
  • visibility 52
  • print Cetak

Oleh: AYS Prayogie

 

HARI masih pagi ketika puluhan siswa berseragam biru dongker sibuk menyusun balok-balok plastik padat berukuran tangan. Balok itu bukan sembarang benda. Mereka menyebutnya “Ecobrick” —yakni sampah plastik bekas yang dikemas rapat dalam botol, menjadi solusi sederhana atas masalah besar yang tengah dihadapi dunia: krisis sampah!

Di tengah deru semangat para siswa SMP Negeri 1 Purwakarta, Selasa (3/6/2025), Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq berdiri mengamati.

Kunjungannya kali ini Pak Menteri Hanif ke Kabupaten Purwakarta bukan sekadar seremonial, melainkan sebagai bentuk penghargaan atas keseriusan sekolah SMP Negeri 1 Purwakarta ini, berhasil menanamkan budaya ramah lingkungan sejak dini.

“Kalau seluruh sekolah di Indonesia seperti ini, saya yakin gerakan pengurangan sampah akan benar-benar terasa dampaknya,” ujar Menteri Hanif, sembari menepuk pundak seorang siswa yang tengah menyusun “Ecobrick” menjadi bangku.

Sekolah ini menjadi pionir dalam menerapkan kebijakan “tanpa jajan di kantin”, sebuah upaya konkret untuk memutus rantai konsumsi plastik sekali pakai.

Kebijakan yang dirancang Pemerintah Kabupaten Purwakarta itu mendorong siswa membawa bekal sendiri dari rumah— kebiasaan kecil yang ternyata punya dampak besar.

Menteri Hanif pun menghitung-hitung dalam benaknya. Jika satu siswa bisa mengurangi satu bungkus plastik saja per hari, berapa ratus ribu plastik yang bisa dicegah tiap bulan dari seluruh siswa di kabupaten ini?

Namun, yang membuat SMPN 1 Purwakarta berbeda bukan hanya soal larangan jajan. Lebih dari itu, sekolah ini telah mengembangkan sebuah sistem pengelolaan sampah yang menyentuh akar persoalan: perubahan budaya!

Sejak tahun 2020, melalui program Tatanen di Bale Atikan (TDBA), para siswa diajak memilah sampah organik dan non-organik. Sampah organik dicacah menjadi kompos, sedangkan plastik—yang biasanya menjadi momok abadi di tempat pembuangan—diolah menjadi “Ecobrick”.

“Kami sudah mengumpulkan lebih dari 580 kilogram plastik hingga Mei kemarin,” kata Kepala Sekolah Patoni. “Setiap siswa menyumbangkan dari rumah, bahkan dari warung dan tetangga sekitar.” sambungnya

Kursi-kursi hasil rakitan Ecobrick kini menjadi wajah baru di halaman sekolah. Ke depan, pihak sekolah berencana mengembangkan panel mirip keramik hingga furnitur sederhana dari material daur ulang ini.

“Bukan hanya soal mengolah, tapi juga mendidik anak untuk berpikir bahwa sampah bukan akhir dari segalanya,” tambah Patoni.

Dalam kunjungan itu, Bupati Purwakarta Saepul Bahri Binzein— akrab disapa Om Zein— turut menyampaikan harapannya. Baginya, solusi pengelolaan sampah bukan sekadar menyediakan tempat buang yang rapi, melainkan membentuk kesadaran sejak kecil.

“Zero waste itu bukan soal menghilangkan sampah, tapi mengurangi sejak awal. Budaya itulah yang ingin kita bangun,” ucapnya.

Plt Kepala Dinas Pendidikan Purwakarta, Sadiyah, menyebut program “Ecobrick” sebagai salah satu turunan nyata dari TDBA, yang bertujuan mendekatkan siswa dengan nilai-nilai keberlanjutan. Menurutnya, keterlibatan orang tua dan masyarakat menjadi kunci penting.

“Kami juga akan mulai riset sederhana untuk memetakan jenis dan jumlah sampah rumah tangga di sekitar sekolah. Ini akan jadi basis bagi penguatan program,” katanya.

Kisah SMPN 1 Purwakarta bukan sekadar laporan kegiatan tahunan. Ia adalah bukti bahwa transformasi bisa dimulai dari ruang kelas. Dari tangan-tangan kecil yang menyusun botol plastik menjadi bangku, tumbuh harapan besar tentang masa depan bumi yang lebih hijau.

Kehadiran Menteri LH hari itu, meski hanya beberapa jam, memberi pesan kuat: bahwa perubahan bisa lahir dari sebuah keputusan sederhana—menolak jajan plastik, memilah sampah, dan merangkainya menjadi sesuatu yang berguna.

Dan di tengah hiruk-pikuk krisis iklim dan tumpukan sampah, suara langkah siswa-siswa SMP itu terdengar lebih jelas: mereka tak hanya belajar ilmu, tapi juga belajar mencintai bumi. (**)

Cijantung, 4 Juni 2025

Penulis adalah Ketua Umum MIO INDONESIA, Wartawan Senior dan juga CEO Portal Berita Hitvberita.com

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Moment Berbuka Puasa di Lapas Tanjungpandan, Forkopimda Nikmati Nasi Cadong Bersama Warga Binaan

    Moment Berbuka Puasa di Lapas Tanjungpandan, Forkopimda Nikmati Nasi Cadong Bersama Warga Binaan

    • calendar_month Selasa, 25 Mar 2025
    • account_circle
    • visibility 35
    • 0Komentar

    HiTvberita.com | Belitung INFO PAS – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Tanjungpandan menggelar safari ramadan bertajuk Forkopimda Menyapa dan buka puasa bersama Selasa (25/03). Kegiatan tersebut menjadi moment spesial, dihadiri Wakil Bupati beserta unsur Forkopimda Kabupaten Belitung yang dapat merasakan langsung suasana berbuka puasa bersama warga binaan Tidak hanya sebagai ajang berbuka puasa bersama, acara […]

  • Ingin Fokus Dampingi Suami Bertarung di Pilbup Kobar, Kartika Sari Putuskan Mundur dari DPRD Kotawaringin Barat

    Ingin Fokus Dampingi Suami Bertarung di Pilbup Kobar, Kartika Sari Putuskan Mundur dari DPRD Kotawaringin Barat

    • calendar_month Rabu, 9 Okt 2024
    • account_circle Redaksi
    • visibility 46
    • 0Komentar

    HiTvBerita.COM | KOBAR- Sebuah keputusan mengejutkan datang dari Kartika Sari, SH yang tiba-tiba saja mengumumkan secara resmi pengunduran dirinya dari anggota DPRD Kabupaten Kotawaringin Barat. Kartika Sari menjelaskan alasan dia mundur dari kursi anggota DPRD Kabupaten Kobar tersebut, lantaran dia ingin fokus mendampingi sang suami yang saat ini ikut dalam kontestasi Pilbup Kotawaringin Barat yang […]

  • Tradisi Maras Taun, Harmoni Budaya dan Alam dari Selat Nasik!

    Tradisi Maras Taun, Harmoni Budaya dan Alam dari Selat Nasik!

    • calendar_month Minggu, 11 Mei 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 61
    • 0Komentar

    Ribuan warga memadati Rumah Adat Selat Nasik di kawasan Tanah Timbun, Desa Selat Nasik, Kabupaten Belitung, Minggu (11/5/2025), dalam perhelatan tahunan “Festival Seni dan Kebudayaan Maras Taun”.   HITVBERITA.COM|Belitung— Tradisi yang mengakar kuat dalam kearifan lokal ini kembali digelar sebagai ungkapan syukur masyarakat atas hasil panen dan laut, sekaligus bentuk penghormatan kepada alam dan Sang […]

  • Kapolres Lingga Sambut Dankodiklat TNI di Dabo Singkep

    Kapolres Lingga Sambut Dankodiklat TNI di Dabo Singkep

    • calendar_month Jumat, 15 Agt 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 42
    • 0Komentar

    Penulis: Ruslan LGA Kapolres Lingga AKBP Pahala Martua Nababan menyambut langsung kedatangan Komandan Komando Pembinaan Doktrin, Pendidikan, dan Latihan TNI (Dankodiklat TNI) Letjen TNI Bobby Rinal Makmun di Pantai Todak, Dabo Singkep, Jumat (15/8/2025). HITVBERITA.COM | Lingga — Kunjungan kerja Dankodiklat TNI tersebut menjadi bagian dari rangkaian peninjauan kesiapan Latihan Gabungan Bersama (Latgabma) Super Garuda […]

  • BRI Menunjukan Komitmen Memberi Pelayanan Terbaik di HPN

    BRI Menunjukan Komitmen Memberi Pelayanan Terbaik di HPN

    • calendar_month Rabu, 17 Sep 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 33
    • 0Komentar

    Rangkaian kegiatan BRI Cabang Sudirman 1 di Hari Pelanggan Nasional untuk memberikan pelayanan terbaik pada nasabah. (Foto: Erwin/HiTv) Penulis: Erwin Hari Pelanggan Nasional (HPN) 2025 menjadi hari penting bagi Bank Rakyat Indonesia (BRI) untuk menunjukan komitmennya memberi pelayanan terbaik kepada nasabah dengan menggelar kegiatan pelayanan khusus yang dilakukan Bank BRI Cabang Sudirman 1 di Jakarta, […]

  • Transformasi Spiritual di Lapas Batang, 9 Warga Binaan Diwisuda Tahfidz Al-Qur’an

    Transformasi Spiritual di Lapas Batang, 9 Warga Binaan Diwisuda Tahfidz Al-Qur’an

    • calendar_month Jumat, 6 Feb 2026
    • account_circle Hadi Lempe
    • visibility 76
    • 0Komentar

    Dinding jeruji besi tak menjadi penghalang bagi warga binaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Batang untuk menorehkan prestasi spiritual. Hal itu tergambar dalam peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW yang dirangkaikan dengan penyambutan Bulan Suci Ramadan, Rabu (4/2/2026). BATANG | HITV— Kegiatan yang digelar di Aula Lapas Batang tersebut berlangsung khidmat dan penuh haru. Sebanyak […]

expand_less