Kamis, 5 Nov 2026
dark_mode

Sidang Zairan-Bambang: Ahli Forensik Tak Nyatakan SKT 128/593/1988 Palsu

  • account_circle Jaya Sainofi
  • calendar_month Selasa, 15 Sep 2026
  • print Cetak

Persidangan perkara dugaan penggunaan surat palsu dengan terdakwa Zairan dan Bambang kembali digelar di Pengadilan Negeri Tanjung Balai Karimun, Selasa (15/9/2026). Sidang beragendakan pemeriksaan saksi yang dihadirkan Jaksa Penuntut Umum (JPU).

KARIMUN, HITV— Tiga saksi memberikan keterangan dalam persidangan, yakni dari Kelurahan Teluk Uma, Badan Pertanahan Nasional (BPN), serta ahli digital forensik Polda Kepulauan Riau.

Salah satu pokok yang mengemuka adalah Surat Keterangan Tanah (SKT) Nomor 128/593/1988 atas nama Zairan. Dokumen tersebut disebut menjadi salah satu dasar dalam proses penerbitan surat sporadik atas nama Gustini di Kelurahan Teluk Uma.

Dalam keterangannya, pihak Kelurahan Teluk Uma menerangkan bahwa surat sporadik atas nama Gustini memang pernah diterbitkan dengan menggunakan SKT tersebut sebagai dasar dan telah melalui proses verifikasi di tingkat kelurahan.

Keterangan itu kemudian disoroti tim penasihat hukum terdakwa, Patas Sulaiman Rambe, SH. dan Ronald Reagen S. Baringbing, SH. Menurut mereka, fakta tersebut menunjukkan SKT Nomor 128/593/1988 pernah digunakan dalam proses administrasi pertanahan di tingkat kelurahan.

“Kalau memang surat Zairan-Bambang ini dikatakan palsu, pertanyaannya, mengapa surat tersebut digunakan sebagai dasar penerbitan sporadik oleh pihak kelurahan?” ujar penasihat hukum seusai persidangan.

Sorotan terhadap keterangan BPN

KETERANGAN saksi dari BPN juga menjadi perhatian tim penasihat hukum. Mereka mempertanyakan kapasitas saksi dalam menjelaskan proses pengembalian batas yang berlangsung pada 2024.

Menurut penasihat hukum, saksi BPN yang dihadirkan baru mulai bekerja pada 2025 sehingga tidak menyaksikan secara langsung proses pengembalian batas yang menjadi bagian dari perkara pada 2024.

Penasihat hukum juga menyebut saksi tidak dapat menjelaskan secara rinci tahapan pelaksanaan maupun dasar pengembalian batas tersebut.

Mereka mempertanyakan keberadaan warkah yang menjadi dasar proses pengembalian batas. Menurut tim penasihat hukum, proses tersebut hanya mengacu pada gambar ukur dalam sertifikat Welly tahun 1999.

“Tidak ada warkah. Hanya sesuai foto gambar ukur yang ada di sertifikat Welly tahun 1999. Sempadan batas sertifikat tersebut juga tidak ada satu pun yang hadir saat pengembalian batas tahun 2024. Hal itu dibuktikan dengan daftar hadir yang ditunjukkan pihak BPN,” kata tim penasihat hukum.

Keterangan tersebut merupakan penilaian dari pihak terdakwa. Substansi dan kekuatan pembuktian atas proses pengembalian batas tetap menjadi bagian yang harus dinilai majelis hakim berdasarkan keseluruhan alat bukti yang diajukan di persidangan.

Ahli forensik tak simpulkan SKT palsu

SEMENTARA itu, keterangan ahli digital forensik Polda Riau turut menjadi bagian penting dalam pemeriksaan saksi.

Menurut tim penasihat hukum, ahli tidak menyimpulkan SKT Nomor 128/593/1988 sebagai dokumen palsu. Ahli, kata mereka, hanya menemukan adanya bagian stempel yang tidak identik dengan dokumen pembanding.

Adapun tanda tangan serta bagian lain dari dokumen tersebut, berdasarkan penjelasan penasihat hukum mengenai keterangan ahli, dinilai memiliki kemiripan atau identik dengan dokumen pembanding.

Penasihat hukum menilai temuan mengenai ketidakidentikan stempel tidak dapat secara otomatis dimaknai sebagai bukti bahwa keseluruhan dokumen merupakan surat palsu. Mereka juga mempersoalkan penggunaan dokumen pembanding yang berasal dari tahun berbeda dengan SKT yang diterbitkan pada 1988.

“Ketidakidentikan stempel tidak serta-merta membuktikan sebuah dokumen palsu. Apalagi dokumen pembanding yang digunakan berasal dari tahun berbeda,” ujar penasihat hukum.

Namun, penilaian mengenai keaslian dokumen dan keterkaitannya dengan unsur pidana yang didakwakan merupakan kewenangan majelis hakim berdasarkan alat bukti dan fakta yang terungkap di persidangan.

Penasihat hukum optimistis terdakwa bebas

BERDASARKAN rangkaian keterangan saksi tersebut, tim penasihat hukum menilai unsur penggunaan surat palsu sebagaimana didakwakan JPU belum terbukti secara meyakinkan.

“Kami melihat dari fakta-fakta persidangan, tidak tepat klien kami dinyatakan bersalah. Tidak ada satu putusan pengadilan pun yang menyatakan surat tersebut palsu,” kata penasihat hukum.

Mereka pun menyatakan optimistis majelis hakim akan menjatuhkan putusan bebas apabila seluruh fakta persidangan dipertimbangkan secara objektif.

Pada persidangan berikutnya, pihak terdakwa berencana menghadirkan saksi yang meringankan serta ahli hukum pidana. Keterangan ahli tersebut akan digunakan untuk menguji penerapan pasal-pasal yang didakwakan JPU terhadap kedua terdakwa.

Perkara ini masih dalam proses persidangan. Hingga sidang berlangsung, belum terdapat putusan pengadilan yang menyatakan Zairan dan Bambang terbukti bersalah. Karena itu, keduanya tetap memiliki hak untuk diperlakukan sesuai asas praduga tak bersalah sampai terdapat putusan berkekuatan hukum tetap. (*/)

Penulis: Jaya Sainofi
Editor: AYS

  • Penulis: Jaya Sainofi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Eks Karyawan RS Haji UIN Syarif Hidayutllah Jakarta, Gelar Aksi Damai

    Eks Karyawan RS Haji UIN Syarif Hidayutllah Jakarta, Gelar Aksi Damai

    • calendar_month Senin, 12 Agt 2024
    • 0Komentar

    HITVBerita.Com | Jakarta – Ratusan orang Eks Karyawan RS Haji Jakarta, yang tergabung dalam Serikat Pekerja Rumah Sakit Haji Jakarta dan Forum Karyawan Rasionalisasi serta Forum Eks Karyawan Rumah Sakit Haji Jakarta, yang terdiri dari Para Medis, tenaga kesehatan serta tenaga non kesehatan (administrasi), yang menjadi korban PHK, hari ini Senin tanggal 12 Agustus 2024, […]

  • Gelar Aksi Damai, FMPPD Kecam Intervensi Pihak Luar Dalam Penanganan Kasus di Kejari Purwakarta

    Gelar Aksi Damai, FMPPD Kecam Intervensi Pihak Luar Dalam Penanganan Kasus di Kejari Purwakarta

    • calendar_month Senin, 1 Jul 2024
    • 0Komentar

    HITVBERITA.COM PURWAKARTA | Forum Masyarakat Peduli Pemilu Damai (FMPPD) Kabupaten Purwakarta menyatakan keprihatinannya atas adanya intervensi dari sekelompok massa terhadap proses penanganan kasus di Kejaksaan Negeri (Kejari) Purwakarta. FMPPD menilai, bahwa tindakan tersebut merupakan upaya untuk mengotori demokrasi dan menyebarkan provokasi di tengah masyarakat. Sekretaris FMPPD, Asep Fapet Kurniawan mengatakan, bahwa pihaknya sangat menyesalkan adanya intervensi […]

  • Jelang Libur Natal dan Tahun Baru 2025, Jabar Siap Sambut Kehadiran Wisatawan

    Jelang Libur Natal dan Tahun Baru 2025, Jabar Siap Sambut Kehadiran Wisatawan

    • calendar_month Kamis, 31 Okt 2024
    • 0Komentar

    HiTvBerita.com | Bandung – Pelaksana tugas (Plh) Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Kadisparbud) Jawa Barat, Yuke Mauliani Septina mengungkapkan, bahwa sejumlah objek wisata diwilayah Jawa Barat siap menyambut wisatawan dari dalam dan luar negeri saat libur natal dan tahun baru 2025. Pasalnya, memasuki libur natal dan tahun baru, objek wisata di Jawa Barat selalu mengalami […]

  • Wakil Bupati Barru Pimpin Pelepasan Jenazah Sekretaris DPRD Barru

    Wakil Bupati Barru Pimpin Pelepasan Jenazah Sekretaris DPRD Barru

    • calendar_month Selasa, 23 Sep 2025
    • 0Komentar

    Penulis: Syamsu Marlin Suasana haru menyelimuti kediaman almarhum Drs. H. Wardan Sekretaris DPRD Barru di Takkalasi, Kecamatan Balusu, Selasa (23/09/2025). Ratusan pelayat hadir mengiringi kepergian sosok yang selama ini di kenal ramah, sederhana, dan penuh pengabdian. HITVBERITA.COM | Barru – Wakil Bupati Barru, Dr. Ir. Abustan A. Bintang, M.Si., bertindak sebagai Inspektur Upacara pada prosesi […]

  • Polres Purwakarta Berkomitmen Dukung Ciptakan Iklim Investasi Aman Di Indonesia!

    Polres Purwakarta Berkomitmen Dukung Ciptakan Iklim Investasi Aman Di Indonesia!

    • calendar_month Sabtu, 15 Mar 2025
    • 0Komentar

    Pejabat Utama Polres Purwakarta saat ikuti zoom meeting mendengar arahan Kaposko Presisi. (Dok/Foto/Raffa) Pejabat Utama (PJU) Polres Purwakarta, pada Jumat 14 Maret 2025, mengikuti zoom meeting mendengar arahan dari Kaposko Presisi, terkait pemberantasan terhadap “Preman Berkedok Ormas” yang ditenggarai telah berpotensi dapat menghambat Investasi di Indonesia. HITVBERITA.COM | Purwakarta- Dalam kegiatan zoom meeting tersebut ditegaskan, […]

  • Agustiar Sabran Lantik Pengurus DPD ABPEDNAS Kalteng

    Agustiar Sabran Lantik Pengurus DPD ABPEDNAS Kalteng

    • calendar_month Jumat, 21 Nov 2025
    • 0Komentar

    Agustiar Sabran Lantik Pengurus DPD ABPEDNAS Kalten Gubernur Kalimantan Tengah H. Agustiar Sabran melantik pengurus Dewan Pimpinan Daerah Asosiasi Badan Permusyawaratan Desa Nasional (ABPEDNAS) Kalimantan Tengah di Aula Jayang Tingang, Palangka Raya, Jumat (21/11/2025). Pelantikan ditandai dengan pembacaan Surat Keputusan oleh Sekretaris Jenderal DPP ABPEDNAS. HITVBERITA.COM | Palangka Raya — Dalam kepengurusan baru tersebut, Karlulyn […]

expand_less