Minggu, 1 Mar 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Rakyat Menggugat » MPKL Lingga Kritik Aktivitas Tambang PT Hermina Jaya yang Diduga Ilegal di Desa Tanjung Irat

MPKL Lingga Kritik Aktivitas Tambang PT Hermina Jaya yang Diduga Ilegal di Desa Tanjung Irat

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Sabtu, 19 Jul 2025
  • visibility 30
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

Penulis: Ruslan LGA

Masyarakat Peduli Kabupaten Lingga (MPKL) yang diwakili oleh RS, secara resmi mengeluarkan kecaman terhadap aktivitas tambang PT Hermina Jaya yang diduga beroperasi secara ilegal di Desa Tanjung Irat.

HITVBERITA.COM | Lingga – Isu ini mencuat menyusul eskalasi ketegangan yang terjadi antara perusahaan dengan masyarakat, yang memuncak dalam insiden pemukulan pada April 2025 serta ketidakjelasan status hukum terkait izin tambang.

Pada 30 April 2025, terjadi insiden pemukulan yang melibatkan pekerja PT Hermina Jaya di area loading bauksit di Desa Tanjung Irat.

Dalam insiden tersebut, AC, seorang pelaku, diduga memukul BY, seorang anggota rombongan kuasa hukum dari Batam yang tengah melakukan pengecekan terkait sengketa hukum antara PT Hermina Jaya dan PT Karyaraya Adipratama (KRAP). Video yang merekam peristiwa tersebut kemudian menjadi viral dan memicu kecaman luas di masyarakat.

SENGKETA antara PT Hermina Jaya dan PT KRAP mengenai status legalitas tambang ini juga menarik perhatian Komisi I DPRD Lingga.

Pada rapat dengar pendapat (RDP) yang digelar oleh Komisi I, berbagai pihak, termasuk Organisasi Perangkat Daerah (OPD), diminta untuk menginvestigasi legalitas operasional perusahaan tambang tersebut. Sayangnya, polemik yang sudah berlarut-larut ini belum juga menemukan titik terang.

RS, mewakili MPKL, menekankan pentingnya tiga langkah krusial yang harus segera dilakukan oleh pihak berwenang:

1. Penegakan Hukum yang Tegas: MPKL meminta agar aparat penegak hukum bertindak cepat dan adil dalam menangani masalah ini. Menurut RS, penyelesaian sengketa harus dilakukan melalui jalur hukum, bukan dengan kekerasan seperti yang terjadi dalam insiden pemukulan tersebut.

2. Dampak Lingkungan yang Mengancam: MPKL juga mengingatkan bahwa PT Hermina Jaya beroperasi di kawasan yang rentan terhadap kerusakan lingkungan, termasuk lahan gambut dan hutan. Aktivitas tambang yang tidak terkontrol berisiko merusak ekosistem serta membahayakan prestasi Lingga yang meraih Adipura pada 2018 berkat kerjasama antara pemerintah dan masyarakat dalam menjaga kelestarian lingkungan.

3. Transparansi dalam Kebijakan Tambang: MPKL mendesak Pemerintah Daerah Lingga untuk membuka audit lingkungan serta izin usaha PT Hermina Jaya kepada publik guna memastikan akuntabilitas perusahaan terhadap masyarakat dan lingkungan.

MPKL mengapresiasi respons cepat dari berbagai tokoh masyarakat dan Komisi I DPRD Lingga yang berkomitmen untuk mengusut tuntas kasus ini.

Mereka juga menggalang dukungan dari berbagai pihak untuk memperkuat kolaborasi antara pemerintah, sektor swasta, dan masyarakat dalam menjaga keberlanjutan lingkungan.

Langkah strategis lainnya yang diusulkan adalah diversifikasi ekonomi yang berbasis pada komoditas berkelanjutan seperti kopi, karet, dan sagu, sebagai alternatif yang lebih ramah lingkungan dan mendukung ekonomi lokal.

MPKL juga menegaskan bahwa Lingga lebih dari sekadar tambang bauksit. Wilayah ini adalah rumah bagi masyarakat adat yang berdaulat, serta pencapaian prestasi lingkungan seperti Adipura yang harus dilindungi.

“Kami akan terus mengawasi kasus ini hingga ada penyelesaian yang adil,” tegas RS.

Hingga 19 Juli 2025, pihak kepolisian belum mengeluarkan perkembangan lebih lanjut mengenai kasus pemukulan dan audit lingkungan PT Hermina Jaya.

Masyarakat setempat kini menunggu tindak lanjut RDP yang akan digelar oleh DPRD Lingga pada pekan depan. (*/*)

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Polres Lingga Dukung Ketahanan Pangan Lewat Gerakan Pangan Murah

    Polres Lingga Dukung Ketahanan Pangan Lewat Gerakan Pangan Murah

    • calendar_month Jumat, 8 Agt 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 23
    • 0Komentar

    Penulis: Ruslan LGA Kepolisian Resor (Polres) Lingga ambil bagian dalam Gerakan Pangan Murah Serentak yang digelar di Jalan Makam Pahlawan, Kabupaten Lingga, Jumat (8/8/2025). Kegiatan ini merupakan bentuk dukungan Polri terhadap ketahanan pangan nasional dan upaya menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok menjelang peringatan HUT Ke-80 Kemerdekaan RI. HITVBERITA.COM | Lingga — Kegiatan berlangsung selama tiga […]

  • Jejak Hijau dari Bangku Sekolah: Ketika Anak SMP di Purwakarta Belajar Menyelamatkan Bumi!

    Jejak Hijau dari Bangku Sekolah: Ketika Anak SMP di Purwakarta Belajar Menyelamatkan Bumi!

    • calendar_month Rabu, 4 Jun 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 45
    • 0Komentar

    Oleh: AYS Prayogie   HARI masih pagi ketika puluhan siswa berseragam biru dongker sibuk menyusun balok-balok plastik padat berukuran tangan. Balok itu bukan sembarang benda. Mereka menyebutnya “Ecobrick” —yakni sampah plastik bekas yang dikemas rapat dalam botol, menjadi solusi sederhana atas masalah besar yang tengah dihadapi dunia: krisis sampah! Di tengah deru semangat para siswa […]

  • Polda Babel Gelar Gerakan Pangan Murah Di Bhaypark, Bantu Warga Beli Beras Harga Terjangkau

    Polda Babel Gelar Gerakan Pangan Murah Di Bhaypark, Bantu Warga Beli Beras Harga Terjangkau

    • calendar_month Kamis, 14 Agt 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 40
    • 0Komentar

    HITVBERITA.COM | BABEL – Polda Bangka Belitung kembali menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) di Taman Bhaypark, Kamis (14/8/25) pagi. GPM digelar dalam rangka menjaga stabilitas harga bahan pokok. Dari pantauan, ribuan masyarakat sudah memulai antrian sejak pukul 07.00 Wib untuk membeli bapok yang disiapkan Polda Babel seperti beras, telur hingga minyak goreng. Kapolda Babel Irjen […]

  • Gelar Aksi Damai, FMPPD Kecam Intervensi Pihak Luar Dalam Penanganan Kasus di Kejari Purwakarta

    Gelar Aksi Damai, FMPPD Kecam Intervensi Pihak Luar Dalam Penanganan Kasus di Kejari Purwakarta

    • calendar_month Minggu, 30 Jun 2024
    • account_circle Redaksi
    • visibility 24
    • 0Komentar

    Dibaca: 15

  • Bupati Gurye, Korea Selatan, Soonho Kim Kunjungi Purwakarta untuk Jalin Kerja Sama Sister City

    Bupati Gurye, Korea Selatan, Soonho Kim Kunjungi Purwakarta untuk Jalin Kerja Sama Sister City

    • calendar_month Senin, 24 Mar 2025
    • account_circle
    • visibility 58
    • 0Komentar

    Bupati Gurye, Korea Selatan, Soonho Kim, melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Purwakarta pada Minggu, 23 Maret 2025, untuk membahas rencana kerja sama Sister City atau Kota Kembar dengan Pemerintah Kabupaten Purwakarta. HITVBERITA.COM | Jakarta – Kedatangan Soonho Kim disambut langsung oleh Bupati Purwakarta, Saepul Bahri Binzein, yang akrab disapa Om Zein, didampingi Sekretaris Daerah (Sekda) […]

  • Irvian Bobby Diduga Kantongi Rp69 Miliar dari Sertifikat K3

    Irvian Bobby Diduga Kantongi Rp69 Miliar dari Sertifikat K3

    • calendar_month Senin, 25 Agt 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 27
    • 0Komentar

    Penulis: Exellent Quarta Metta Nama Irvian Bobby Mahendro, pejabat Kementerian Ketenagakerjaan, mencuat sebagai penerima aliran dana terbesar dalam kasus dugaan pemerasan pengurusan sertifikat keselamatan dan kesehatan kerja (K3). Koordinator Bidang Kelembagaan dan Personel K3 periode 2022–2025 itu diduga mengantongi hingga Rp69 miliar. HITVBERITA.COM | Jakarta — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyebut, dana tersebut digunakan untuk […]

expand_less