Minggu, 1 Mar 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Sengketa Lahan » Sengketa Lahan Ahli Waris Anang Abdullah Masuki Tahap Ploting Lokasi oleh BPN Kobar

Sengketa Lahan Ahli Waris Anang Abdullah Masuki Tahap Ploting Lokasi oleh BPN Kobar

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Rabu, 30 Jul 2025
  • visibility 44
  • print Cetak

Foto Kolase: Kegiatan pengukuran dan ploting lokasi objek sengketa yang terletak di Kelurahan Kumai Hulu, Kecamatan Kumai. (Foto/Kisto/HITV)

Penulis: Kistolani Mangun Jaya

Sengketa lahan antara ahli waris almarhum Anang Abdullah dan pihak tergugat kini memasuki tahap yang krusial. Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) pada Rabu (30/7/2025), melaksanakan kegiatan pengukuran dan ploting lokasi objek sengketa yang terletak di Kelurahan Kumai Hulu, Kecamatan Kumai.

HITVBERITA.COM | Pangkalan Bun – Kegiatan yang melibatkan lima petugas teknis dari BPN Kobar ini bertujuan untuk memverifikasi batas fisik lahan yang disengketakan.

Pengukuran dilakukan sebagai bagian dari proses verifikasi lapangan untuk memastikan kejelasan posisi dan luas tanah yang menjadi pokok utama permasalahan antara kedua belah pihak.

Selain itu, demi menjaga kelancaran dan keamanan, tiga penyidik dari Polres Kotawaringin Barat turut diterjunkan untuk mengawal proses pengukuran tersebut. Hal ini mengingat sengketa lahan ini telah memasuki ranah hukum dan menjadi perhatian aparat penegak hukum.

Para pihak yang terlibat dalam sengketa hadir di lokasi, termasuk keluarga ahli waris Anang Abdullah yang diwakili oleh kuasa hukum mereka, Amat.

Di sisi lain, pihak tergugat diwakili oleh dua orang, yakni Arul dan Hata, serta dua perwakilan dari PT Jatim, yang menurut pihak pelapor disebut-sebut telah menyerobot tanah tersebut.

Kehadiran para pihak ini menunjukkan keseriusan mereka dalam mengawasi proses verifikasi yang tengah berlangsung.

Dari pemerintah setempat, Lurah Kumai Hulu, Jufriansyah, SE, turut hadir untuk memastikan jalannya kegiatan. Menurutnya, kehadiran pejabat kelurahan sangat penting guna memastikan koordinasi yang baik antara pihak-pihak terkait serta lembaga teknis dan aparat penegak hukum.

Jufriansyah juga menyampaikan harapannya agar proses penyelesaian sengketa ini bisa berjalan dengan tertib dan damai.

“Kami berharap persoalan ini bisa diselesaikan melalui jalur hukum yang berlaku. Jangan sampai ada hal-hal yang tidak diinginkan di lapangan. Semua pihak harus menjaga situasi tetap kondusif dan menghormati proses hukum yang sedang berjalan,” ujar Jufriansyah.

Sementara itu, kuasa hukum ahli waris, Amat, menyatakan bahwa pihaknya menaruh harapan besar terhadap hasil pengukuran yang dilakukan BPN.

Menurutnya, verifikasi lapangan ini akan menjadi bukti penting yang mendasari klaim kepemilikan pihak ahli waris atas tanah peninggalan Anang Abdullah.

“Kami yakin hasil pengukuran ini akan memperkuat posisi hukum kami. Tanah ini adalah milik sah keluarga Anang Abdullah, dan kami siap mengikuti seluruh prosedur hukum untuk memperoleh keadilan,” ungkap Amat.

Senada dengan Amat, perwakilan ahli waris lainnya, Mahmud, menyampaikan bahwa keluarga besar Anang Abdullah telah lama menantikan kejelasan hukum atas tanah tersebut.

Mereka berharap BPN dapat bekerja secara profesional, netral, dan obyektif dalam menyusun laporan hasil pengukuran.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada pernyataan resmi dari pihak tergugat maupun perwakilan PT Jatim mengenai sikap mereka terhadap hasil pengukuran yang baru saja dilakukan.

Pihak BPN juga belum mengeluarkan laporan resmi terkait hasil kegiatan tersebut, karena proses pengolahan data teknis masih berlangsung.

Sengketa lahan ini telah berjalan cukup lama dan melibatkan sejumlah pihak. Tanah yang disengketakan memiliki luas 1350 x 750 meter dan menjadi perhatian publik, mengingat potensi konflik yang bisa timbul akibat sengketa ini.

Proses hukum yang tengah berlangsung diharapkan dapat memberikan kejelasan status kepemilikan tanah dan memastikan kepastian hukum bagi semua pihak yang terlibat. (//)

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sengketa Tanah Anang Abdullah Berakhir, Muncul Dugaan Penyerobotan oleh PT Jatim

    Sengketa Tanah Anang Abdullah Berakhir, Muncul Dugaan Penyerobotan oleh PT Jatim

    • calendar_month Jumat, 23 Mei 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 45
    • 0Komentar

      Sengketa kepemilikan lahan yang melibatkan Anang Abdullah sebagai tergugat dalam perkara perdata Nomor 05/PDT.G/2008/PN.P.BUN, resmi berakhir. Dan, berdasarkan Surat Keterangan dari Pengadilan Negeri Pangkalan Bun, tertanggal 11 November 2012, perkara tersebut kini berkekuatan hukum tetap (inkracht van gewijsde).   HITVBERITA.COM | Pangkalan Bun — Awal terjadinya sengketa bermula dari gugatan Onan dan kawan-kawan terhadap […]

  • Harmoni di Alun Alun: Kapolres Barru dan Warga Menyatu di Kabar Fest 2025

    Harmoni di Alun Alun: Kapolres Barru dan Warga Menyatu di Kabar Fest 2025

    • calendar_month Senin, 29 Sep 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 29
    • 0Komentar

    Penulis: Syamsu Marlin Senja mulai turun, lampu festival perlahan menyala menyulut keceriaan warga yang tumpah ruah menghadiri Kabar Fest 2025.di Alun-alun Colliq Pujie Barru, Sabtu (27/9/2025). HITVBERITA.COM – Di antara deretan stan kuliner, tawa anak-anak yang mencoba permainan tradisional, hingga deru musik yang mengisi udara, terasa semangat kebersamaan yang begitu hangat. Di tengah keramaian itu, […]

  • Sutan Nasomal: Buronan Korupsi Kabur ke Luar Negeri Tak Tertangkap, Kepala Interpol Layak Dievaluasi

    Sutan Nasomal: Buronan Korupsi Kabur ke Luar Negeri Tak Tertangkap, Kepala Interpol Layak Dievaluasi

    • calendar_month Rabu, 24 Des 2025
    • account_circle Ruslan
    • visibility 95
    • 0Komentar

    JAKARTA | HITV – Pakar hukum internasional Prof. Dr. KH. Sutan Nasomal menilai lemahnya penangkapan buronan korupsi Indonesia yang melarikan diri ke luar negeri menunjukkan kegagalan serius kerja sama internasional, termasuk peran Interpol. Ia bahkan menyebut pimpinan Interpol layak dievaluasi jika terus gagal menangkap buronan korupsi asal Indonesia. “Tidak ada satu pun negara yang seharusnya […]

  • Polda Babel Hadirkan Gerakan Pangan Murah Di Kelurahan Dul, 2 Ton Beras Ludes Terjual Diserbu Warga

    Polda Babel Hadirkan Gerakan Pangan Murah Di Kelurahan Dul, 2 Ton Beras Ludes Terjual Diserbu Warga

    • calendar_month Senin, 11 Agt 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 22
    • 0Komentar

    HITVBERITA.COM | BABEL – Polda Bangka Belitung menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) di Kelurahan Dul Kecamatan Pangkalan Baru Kabupaten Bangka Tengah, Senin (11/8/25). Total ada sebanyak 2 ton beras yang disiapkan Polda Babel untuk masyarakat di Kelurahan Dul ludes terjual. “Alhamdulillah, kurang dari satu jam kita buka pangan murah buat masyarakat Kampung Dul hari ini, […]

  • Polisi Bongkar Kematian Sekeluarga di Warakas, Motif Anak Sendiri Dendam

    Polisi Bongkar Kematian Sekeluarga di Warakas, Motif Anak Sendiri Dendam

    • calendar_month Sabtu, 7 Feb 2026
    • account_circle Sunang
    • visibility 103
    • 0Komentar

    Motif pelaku diduga kuat karena dendam, akibat merasa sering diperlakukan berbeda dan dimarahi oleh ibunya. Dalam peristiwa ini, ibu dan dua saudara kandungnya tewas setelah dicekoki racun tikus yang telah disiapkan pelaku secara berencana. JAKARTA | HITV – Misteri kematian satu keluarga di Warakas 8, Tanjung Priok, Jakarta Utara, akhirnya terungkap. Polisi memastikan ketiga korban […]

  • Belitung Luncurkan Aplikasi SEDARE untuk Transparansi Pengelolaan Mess Daerah

    Belitung Luncurkan Aplikasi SEDARE untuk Transparansi Pengelolaan Mess Daerah

    • calendar_month Sabtu, 10 Mei 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 30
    • 0Komentar

      Pemerintah Kabupaten Belitung secara resmi meluncurkan aplikasi Sistem Online Pendaftaran Mess Belitung atau SEDARE pada Jumat (9/5/2025).   HITVBERITA.COM | Belitung– Peluncuran aplikasi tersebut dilakukan di Ruang Rapat Kantor Bupati Belitung, Jalan Jenderal A. Yani, Tanjungpandan. Lewat aplikasi ini diharapkan nantinya menjadi solusi transparansi pemesanan dan pemanfaatan aset daerah berupa mess milik Pemkab Belitung […]

expand_less