Sabtu, 18 Apr 2026
light_mode

Sutan Nasomal: Buronan Korupsi Kabur ke Luar Negeri Tak Tertangkap, Kepala Interpol Layak Dievaluasi

  • account_circle Ruslan
  • calendar_month Rabu, 24 Des 2025
  • print Cetak

JAKARTA | HITVPakar hukum internasional Prof. Dr. KH. Sutan Nasomal menilai lemahnya penangkapan buronan korupsi Indonesia yang melarikan diri ke luar negeri menunjukkan kegagalan serius kerja sama internasional, termasuk peran Interpol. Ia bahkan menyebut pimpinan Interpol layak dievaluasi jika terus gagal menangkap buronan korupsi asal Indonesia.

“Tidak ada satu pun negara yang seharusnya melindungi koruptor. Jika buronan korupsi Indonesia bebas hidup di luar negeri, itu bukan karena hukum internasional lemah, tapi karena aparat penegaknya tidak serius,” ujar Sutan Nasomal dalam jumpa pers di Markas Pusat Partai Oposisi Merdeka, Cijantung, Jakarta Timur, Selasa (24/12/2025).

Menurut Sutan Nasomal, negara-negara besar seperti Amerika Serikat secara terbuka menyatakan perang terhadap korupsi. Karena itu, ia menilai tidak masuk akal jika buronan korupsi Indonesia justru aman berlindung di negara-negara tersebut.

Ia menegaskan, data dan jejak keuangan para koruptor seharusnya telah lama dibagikan kepada negara sahabat Indonesia untuk mempermudah penangkapan dan pengembalian aset.

“Jangan sampai negara dikalahkan oleh segelintir pihak yang justru mempersulit penegakan hukum,” katanya.

Sutan Nasomal bahkan mendorong langkah diplomatik tegas bila suatu negara dinilai melindungi koruptor Indonesia.

“Jika negara lain secara nyata merugikan Indonesia dengan melindungi koruptor, pemerintah perlu mengambil sikap keras, termasuk evaluasi hubungan diplomatik,” ujarnya.

Ia menyinggung kasus Wanaartha Life yang mengguncang industri asuransi sejak 2019. Salah satu tokohnya, Evelina F. Pietruschka, hingga kini masih berstatus buronan. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) telah mencabut izin usaha Wanaartha Life dengan nilai tagihan mencapai Rp12,78 triliun. Namun, Evelina belum berhasil dipulangkan ke Indonesia.

Sutan Nasomal menilai penanganan kasus-kasus besar seperti ini seharusnya melibatkan pendekatan politik tingkat tinggi.

“Bukan tidak mungkin Presiden RI meminta langsung kepada Presiden Amerika Serikat untuk menangkap buronan korupsi yang bersembunyi di sana,” katanya.

Ia juga menyoroti besarnya dana hasil korupsi yang diduga diparkir di luar negeri akibat lemahnya penegakan hukum di masa lalu. Padahal, Indonesia telah memiliki berbagai kerja sama internasional, baik dengan Amerika Serikat melalui FBI maupun dengan negara-negara ASEAN melalui nota kesepahaman (MoU).

“Kalau semua kerja sama itu hanya berhenti di atas kertas dan buronan tetap bebas, publik berhak bertanya: di mana kegagalan sebenarnya?” ujar dia.

Selain Polri dan FBI, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) juga tercatat menjalin kerja sama dengan FBI dan OPDAT Amerika Serikat dalam pemberantasan korupsi dan pencucian uang. Indonesia pun telah meratifikasi United Nations Convention Against Corruption (UNCAC) yang mengatur kerja sama internasional, ekstradisi, dan pengembalian aset.

Namun, menurut Sutan Nasomal, semua itu akan sia-sia jika masih ada oknum penegak hukum yang “masuk angin”.

“Negara menghabiskan anggaran besar untuk pemberantasan korupsi, tetapi terlihat lemah ketika koruptor sudah kabur ke luar negeri. Ini sangat memalukan,” tegasnya. (tr)

  • Penulis: Ruslan

Rekomendasi Untuk Anda

  • Oknum Prajurit Yonif 201 Diduga Mabuk dan Berbuat Onar di Lokasi Prostitusi Ciracas!

    Oknum Prajurit Yonif 201 Diduga Mabuk dan Berbuat Onar di Lokasi Prostitusi Ciracas!

    • 1Komentar

    Seorang oknum prajurit TNI dari Batalyon Infanteri (Yonif) 201/Jaya Yudha, diduga kembali membuat keonaran di kawasan prostitusi liar yang dikenal dengan sebutan “Boker”, di Kelurahan Ciracas, Jakarta Timur, pada Selasa dini hari (20/5/2025). HITVBERITA.COM | Jakarta — Menurut informasi yang dihimpun dari warga setempat, oknum prajurit berinisial YKN tersebut datang ke lokasi sekitar pukul 01.00 […]

  • KSOP Khusus Batam dan Kejati Kepri Sepakati Kerja Sama Bidang Perdata dan TUN

    KSOP Khusus Batam dan Kejati Kepri Sepakati Kerja Sama Bidang Perdata dan TUN

    • 0Komentar

    Penulis: Kalaus Naibaho Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Khusus Batam bersama Kejaksaan Tinggi Kepulauan Riau (Kejati Kepri) menandatangani nota kesepahaman (MoU) tentang penanganan masalah hukum di bidang perdata dan tata usaha negara. HITVBERITA.COM | Tanjungpinang – Penandatanganan berlangsung di Aula Sasana Baharuddin Lopa, Kejati Kepri, Tanjungpinang, Rabu (13/8/2025). Acara ini dihadiri pejabat kedua instansi […]

  • Menata Sekolah, Menata Harapan Masa Depan di Tengah Riuhnya Pasar Simpang

    Menata Sekolah, Menata Harapan Masa Depan di Tengah Riuhnya Pasar Simpang

    • 0Komentar

    Penulis: Budiman Damanik Di tengah hiruk-pikuk aktivitas pasar Simpang, Desa Mulyasari, Kecamatan Bayongbong, berdiri SMAN 19 Garut  yang selama bertahun-tahun berjuang menghadirkan ruang kelas yang layak, kini mulai tertata ulang dengan adanya Program Revitalisasi merehabilitasi delapan ruang kelas yang menjadi harapan baru bagi peserta didik. HITVBERITA.COM | Garut – Program revitalisasi merupakan bantuan Kementerian Pendidikan, […]

  • Shabela Mengerti Tak Perlu Pujian Hingga Selangit Tingginya Seperti ‘X’ PJ Sono

    Shabela Mengerti Tak Perlu Pujian Hingga Selangit Tingginya Seperti ‘X’ PJ Sono

    • 0Komentar

    ADA kekeliruan fatal di kubu Ente sekalian yang ingin menghadang Shabela-Eka menjadi bupati di Pilkada 2024. Kesalahan fatal itu adalah menyinyiri Shabela setiap hari disudut sana secara keroyokan. Justru dengan cara nyinyir itulah Shabela malah akan semakin mulus jalannya menuju Pendopo Aceh Tengah ke dua kalinya. Mengapa bisa begitu? Karena nyinyiran ente itu akan membuat […]

  • Ketika Hak Nelayan Terhalang Sepotong Dokumen

    Ketika Hak Nelayan Terhalang Sepotong Dokumen

    • 0Komentar

    Penulis Ruslan LGA Pagi di pesisir Lingga selalu dimulai dengan suara mesin perahu yang memecah tenang laut. Di dermaga, nelayan menurunkan hasil tangkapan sambil bercakap ringan, tak banyak yang tahu bahwa di balik keringat mereka ada perlindungan yang semestinya hadir: BPJS Ketenagakerjaan HITVBERITA.COM | Lingga – .Sejak beberapa tahun terakhir, Pemerintah Kabupaten Lingga melalui Dinas […]

  • Gelar Pasukan Operasi Ketupat Lodaya 2025, Bupati Purwakarta: Sinergi TNI-Polri Ciptakan Rasa Aman untuk Masyarakat

    Gelar Pasukan Operasi Ketupat Lodaya 2025, Bupati Purwakarta: Sinergi TNI-Polri Ciptakan Rasa Aman untuk Masyarakat

    • 1Komentar

    Bupati Saepul Bahri Binzein bersamaKapolresta Purwakarta saat periksa kesiapan pasukan Operasi Ketupat Lodaya 2025 di Mapolres Purwakarta. (Dok/Foto/Raffa) Dengan mengusung tema “Mudik Aman, Keluarga Nyaman,” acara Gelar Pasukan Operasi Ketupat Lodaya 2025 tersebut, menandai kesiapan pemerintah daerah, TNI, dan Polri dalam menjaga keamanan dan kenyamanan selama perayaan Idul Fitri dan mudik Lebaran. HITVBERITA.COM | Purwakarta […]

expand_less