Kamis, 16 Apr 2026
light_mode

95 Persen Dapur SPPG di Tiga Kecamatan Belum Berizin, DPRD Purwakarta Soroti Legalitas hingga Sanitasi

  • account_circle Raffa Christ Manalu
  • calendar_month 15 jam yang lalu
  • print Cetak

Komisi III DPRD Kabupaten Purwakarta menemukan persoalan serius dalam pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Sebanyak 95 persen dari total 48 dapur Satuan Pelayanan Program Gizi (SPPG) di tiga kecamatan—Plered, Tegalwaru, dan Maniis—diketahui belum mengantongi Persetujuan Bangunan Gedung (PBG).

PURWAKARTA, HITV — Temuan itu mengemuka dalam rapat evaluasi yang digelar di Ruang Paripurna DPRD Purwakarta, Selasa (14/4/2026), dengan menghadirkan kepala SPPG, koordinator wilayah, mitra penyedia, serta perwakilan Dinas Lingkungan Hidup (DLH).

Ketua Komisi III DPRD Purwakarta, Elan Sofyan, menegaskan bahwa PBG merupakan syarat mutlak bagi bangunan untuk beroperasi secara legal. Namun, dalam praktiknya, mayoritas dapur SPPG telah berjalan tanpa dokumen tersebut.

“Secara aturan, tidak boleh beroperasi sebelum PBG terbit. Namun kami masih memberikan kelonggaran dengan catatan seluruh izin harus diselesaikan paling lambat Mei mendatang,” ujar Elan.

Selain aspek legalitas, DPRD juga menyoroti lemahnya standar sanitasi, khususnya pada sistem Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL). Banyak dapur disebut masih menggunakan metode penampungan sederhana tanpa pengolahan limbah yang memadai.

Anggota Komisi III, Alaikassalam, menilai kondisi ini berpotensi memengaruhi kualitas dan higienitas makanan yang disajikan kepada masyarakat.

“IPAL yang tidak sesuai standar akan berdampak pada kebersihan air limbah, dan itu berisiko pada kualitas makanan. Ini tidak bisa dianggap sepele,” katanya.

Ia menambahkan, kelengkapan perizinan seperti PBG dan Sertifikat Laik Fungsi (SLF) juga berkaitan dengan potensi pendapatan daerah melalui retribusi.

Tak hanya itu, DPRD turut menemukan indikasi pelanggaran dalam pemanfaatan aset negara. Sejumlah dapur SPPG diketahui beroperasi di fasilitas milik pemerintah seperti Balai Latihan Kerja (BLK) dan Gelanggang Olahraga (GOR) desa tanpa mekanisme perizinan yang jelas.

“Setiap aset pemerintah memiliki peruntukan. Pengalihfungsian tanpa prosedur merupakan pelanggaran. Kami minta aktivitas dapur di fasilitas tersebut segera dipindahkan,” tegas Alaikassalam.

Dalam rapat tersebut, Komisi III juga mengingatkan mitra penyedia agar tidak melakukan intervensi di luar ketentuan, termasuk mengubah komposisi menu makanan yang telah ditetapkan.

“Mitra tidak boleh mengurangi atau mengubah menu. Standar gizi harus dijaga demi kepentingan masyarakat,” kata Elan.

DPRD pun mendorong Badan Gizi Nasional (BGN) melalui perwakilan daerah untuk segera melakukan pembenahan internal, guna memastikan program strategis nasional tersebut berjalan tanpa hambatan hukum maupun administrasi di masa mendatang. (\•/)

Editor: Asep Yogi
Sumber: HITV Jabar

  • Penulis: Raffa Christ Manalu

Rekomendasi Untuk Anda

  • NTB Cetak Sejarah dengan Peluncuran Program Tambang Rakyat

    NTB Cetak Sejarah dengan Peluncuran Program Tambang Rakyat

    • 0Komentar

    Gubernur NTB, Dr. H. Lalu Muhammad Iqbal, didampingi Kapolda NTB, Irjen Pol. Hadi Gunawan, SH., SIK, meluncurkan Izin Pertambangan Rakyat. (Dok/Foto/RLGA) Penulis: Ruslan LGA Pada 18 Juli 2025, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) mencatatkan tonggak sejarah baru dengan peluncuran program tambang rakyat yang diharapkan dapat memberikan dampak signifikan bagi perekonomian dan kesejahteraan masyarakat setempat. Program […]

  • Ribuan Warga Iringi Pemakaman Pangeran Muasjidinsyah

    Ribuan Warga Iringi Pemakaman Pangeran Muasjidinsyah

    • 0Komentar

    Penulis: Kistolani Mangun Jaya Ribuan warga dari berbagai penjuru Kotawaringin Barat, Kalimantan Tengah, memadati halaman Istana Kuning, Selasa (19/8/2025), untuk memberikan penghormatan terakhir kepada Pangeran Muasjidinsyah bin Pangeran Ratu Alamsyah, tokoh adat Kesultanan Kutaringin. HITVBERITA.COM | Pangkalan Bun — Almarhum yang wafat dalam usia 77 tahun itu dikenal sebagai sosok pemersatu. Sebagai Menteri Luar Kesultanan […]

  • Letkol CPL Sugiarto: Saya Tidak Bisa Komentar, Tanyakan Langsung Kepada Kapaldam!

    Letkol CPL Sugiarto: Saya Tidak Bisa Komentar, Tanyakan Langsung Kepada Kapaldam!

    • 0Komentar

    HITVBerita.COM | JAKARTA – Kabengrah Jaya Letkol CPL Sugiarto enggan berkomentar saat diminta konfirmasi oleh awak media HITVberita.COM yang menanyakan terkait Perumahan Bengrah Jaya yang berlokasi di Kelurahan Cijantung, Kecamatan Pasar Rebo, Kota Jakarta Timur, Letkol CPL Sugiarto pun menegaskan bahwa dirinya tidak berhak menjawab apa yang ditanyakan oleh media. “Saya tidak bisa berkomentar, silahkan […]

  • Arus Balik Lebaran 2025, Jalur Alteri Pantura hingga Karawang Dipadati Kendaraan

    Arus Balik Lebaran 2025, Jalur Alteri Pantura hingga Karawang Dipadati Kendaraan

    • 0Komentar

    Jalur alteri Pantura hingga Karawang padat merayap arus mudik lebaran 2025. (Dok/Foto/Raffa) Setelah libur Lebaran Idulfitri 2025, jalur alternatif Pantura hingga Karawang mulai dipenuhi kendaraan yang kembali ke kota asal mereka. Berdasarkan data dari Kementerian Perhubungan, jalur ini menjadi salah satu rute utama bagi pemudik yang melaksanakan arus balik. HITVBERITA.COM | Karawang– Puncak arus balik […]

  • Pickup Terbalik, Miras Terungkap!

    Pickup Terbalik, Miras Terungkap!

    • 0Komentar

    Penulis: Ruslan LGA Sebuah mobil pickup yang terbalik di Pelabuhan Jagoh, Lingga, bukan hanya menyisakan cerita tentang kecelakaan lalu lintas. Dari balik kardus yang tercecer, terkuak dugaan arus gelap minuman keras ilegal yang selama ini diam-diam mengalir lewat jalur laut, menembus hingga ke pelabuhan kecil di wilayah hukum Kabupaten Lingga! HITVBERITA.COM | Lingga — Kasus […]

  • Menelusuri Gang-Gang Sempit Demi Rasa Aman

    Menelusuri Gang-Gang Sempit Demi Rasa Aman

    • 0Komentar

    Penulis: M. SAIPUL Pagi baru saja menanjak ketika tiga anggota kepolisian dari Polsek Meral mulai menapaki lorong-lorong sempit yang membelah kawasan padat di Kecamatan Meral, Kabupaten Karimun, Kepulauan Riau. Jalan A. Yani, Gang Dirgahayu, Kampung Padi, Gang Lupus, hingga Bukit Galang menjadi titik awal pergerakan mereka. Langkah mereka mantap. Sesekali berhenti, menegur warga yang melintas, […]

expand_less