Rabu, 3 Jun 2026
light_mode

Cerita Kota Bandung hasil penelusuran Kang Jo JN Jurnalis Senior Asal Kota Bandung

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Kamis, 19 Sep 2024
  • print Cetak

HITVBerita.com | BandungKang Jo JN, adalah salah seorang wartawan senior dari asal kota Bandung Jawa Barat yang saat ini bergabung di media jayantaranews.com,

Kang Jo JN sering melakukan penelusuran mendalam tentang dunia seni dan budaya baik dari situs atau peninggalan sejarah, maupun dari ” Carita Rakyat” ( dalam istilah bahasa Sunda) dan terutama sejarah Bandung yang dikenal parahiyangan. Kang Jo mengungkap berbagai aspek penting yang membentuk identitas kota tersebut.

Dalam hasil penelusurannya, ia menjelaskan beberapa fase utama dalam perkembangan Bandung, mulai dari era kolonial hingga menjadi pusat ekonomi dan budaya di Jawa Barat.

Asal Usul Nama Bandung

Menurut penelitian Jo JN, nama “Bandung” berasal dari kata dalam bahasa Sunda, “bendung,” yang berarti “bendungan.” nama ini merujuk pada terbentuknya danau purba di sekitar aliran Sungai Citarum, yang terjadi karena letusan Gunung Tangkuban Perahu. Bendungan alam tersebut menciptakan danau besar yang kemudian mengering dan menjadi cikal bakal wilayah Bandung.

Gambar ilustrasi Kawah Gunung Tangkuban Perahu Bandung. (“red)

A. Era Kolonial Belanda. 

Bandung mulai berkembang pesat pada masa penjajahan Belanda, terutama sejak Gubernur Jenderal Herman Willem Daendels memerintahkan pembangunan Jalan Raya Pos (De Grote Postweg) pada awal abad ke-19. Jalan tersebut melintasi Bandung dan menghubungkan Batavia (sekarang Jakarta) dengan daerah-daerah lain di Pulau Jawa.

Bandung Jaman Kolonial Belanda. (“red)

Pada 1810, Daendels menetapkan kawasan Bandung sebagai pusat pemerintahan lokal. Kemudian, pada tahun 1880-an, jalur kereta api dari Batavia ke Bandung dibuka, yang semakin mempercepat pertumbuhan kota sebagai pusat perdagangan dan pemerintahan di wilayah Priangan.

Bandung Sebagai Kota Kolonial Modern

Pada awal abad ke-20, Bandung dijuluki sebagai “Paris van Java” karena suasana kota yang elegan dan arsitekturnya yang bergaya Eropa. Banyak bangunan art deco dibangun di Bandung, seperti Gedung Sate dan Hotel Savoy Homann, yang hingga kini masih menjadi ikon arsitektur kota.

Kang Jo JN juga menyoroti peran Bandung sebagai tempat para kaum elit kolonial Belanda, yang sering menjadikannya sebagai tujuan rekreasi. Pada masa itu, Bandung berkembang menjadi pusat pendidikan, khususnya dengan didirikannya Technische Hoogeschool te Bandoeng (sekarang ITB) pada tahun 1920.

Gedung ITB Bandung jaman Kolonial Belanda. (“red)

Peristiwa Bersejarah : Konferensi Asia-Afrika 1955

Dalam penelusurannya, Jo JN menyoroti momen penting pada tahun 1955 ketika Bandung menjadi tuan rumah Konferensi Asia-Afrika. Konferensi ini dihadiri oleh para pemimpin dari berbagai negara di Asia dan Afrika yang baru merdeka. Peristiwa tersebut mengukuhkan Bandung sebagai simbol perlawanan terhadap kolonialisme dan imperialisme, serta melahirkan solidaritas di antara negara-negara berkembang.

Konferensi Asia-Afrika 1955 Di Bandung Jawa Barat. (*red)

B. Bandung Pasca Kemerdekaan

Setelah kemerdekaan Indonesia, Bandung terus berkembang menjadi kota metropolitan dengan berbagai sektor industri dan pendidikan yang maju. Jo JN menyoroti bahwa Bandung juga dikenal sebagai kota kreatif dengan banyaknya komunitas seni, budaya, dan mode yang berkembang pesat.

Perkembangan Ekonomi dan Pariwisata

Dalam tulisan Kang Jo JN, ia juga menekankan peran Bandung sebagai pusat ekonomi dan pariwisata di Jawa Barat. Bandung terkenal dengan pemandangan alamnya yang indah, seperti kawasan Lembang dan Ciwidey, serta sebagai surga belanja dengan factory outlet dan distro yang menjamur. Bandung menjadi destinasi favorit wisatawan domestik dan mancanegara.

Modernisasi dan Tantangan Perkotaan

Kang Jo JN juga menyoroti modernisasi yang membawa tantangan bagi Bandung, seperti kemacetan, kepadatan penduduk, dan permasalahan lingkungan. Namun, upaya revitalisasi dan pengembangan infrastruktur, termasuk transportasi publik dan ruang terbuka hijau, terus dilakukan oleh pemerintah kota untuk menjadikan Bandung kota yang nyaman dan ramah lingkungan.

Modernisasi Kota Bandung Jawa Barat mengalami perkembangan Pesat. (*red)

Melalui penelusuran ini, Jo JN mengungkap bahwa Bandung adalah kota dengan sejarah yang kaya, penuh dinamika, dan berperan penting dalam perjalanan sejarah Indonesia. Bandung tidak hanya menjadi saksi bisu berbagai peristiwa besar, tetapi juga terus berkembang sebagai pusat kreativitas dan inovasi di masa kini.

(HI/Network)

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Apel Gelar Pasukan Operasi Zebra Seligi 2025 di Polres Karimun

    Apel Gelar Pasukan Operasi Zebra Seligi 2025 di Polres Karimun

    • 0Komentar

    HITVBERITA.COM | Karimun – Polres Karimun melaksanakan Apel Gelar Pasukan Operasi Zebra Seligi 2025 pada Senin, 17 November 2025 pukul 07.00 WIB di Lapangan Bhayangkara Polres Karimun. Apel dipimpin langsung oleh Kapolres Karimun AKBP Robby Topan Manusiwa. Kegiatan diawali dengan persiapan pasukan, laporan perwira apel, hingga penyematan pita tanda operasi kepada perwakilan Satlantas, POM AD, […]

  • KPK Kunjungi Purwakarta: Langkah Strategis Wujudkan Pemerintahan Bebas Korupsi

    KPK Kunjungi Purwakarta: Langkah Strategis Wujudkan Pemerintahan Bebas Korupsi

    • 0Komentar

    HITVBERITA.COM | Purwakarta – Di jantung kota Purwakarta, semangat untuk pemerintahan yang bersih dan berintegritas kembali berkobar. Bupati Purwakarta, Saepul Bahri Binzein bersama jajaran perangkat daerah dengan hangat menyambut kunjungan dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Republik Indonesia, di Bale Nagri, Rabu, 26 November 2025. Pertemuan ini menjadi momentum penting dalam Rapat Koordinasi Tata Kelola Pemerintah […]

  • Membangun Kedaulatan Ekonomi dari Bawah: Saatnya Indonesia Memperkuat Ekonomi Rakyat

    Membangun Kedaulatan Ekonomi dari Bawah: Saatnya Indonesia Memperkuat Ekonomi Rakyat

    • 0Komentar

    Oleh: Prof. Dr. Nandan Limakrisna DALAM dua dekade terakhir, banyak negara di dunia menunjukkan pertumbuhan ekonomi yang sangat cepat. China melonjak menjadi salah satu kekuatan ekonomi terbesar dunia dengan membangun mesin produksi nasional yang kuat. Vietnam pun mencatat pertumbuhan tinggi dengan menjadikan industri manufaktur ekspor sebagai tulang punggung ekonominya. Kedua negara tersebut berhasil memanfaatkan strategi […]

  • IPJI Kepri Soroti Penimbunan Waduk di Batam: “Pelanggaran Pidana, Mengapa BP Batam dan Polisi Diam?

    IPJI Kepri Soroti Penimbunan Waduk di Batam: “Pelanggaran Pidana, Mengapa BP Batam dan Polisi Diam?

    • 0Komentar

    Ikatan Penulis dan Jurnalis Indonesia (IPJI) Kepri menyoroti dugaan pembiaran terhadap aktivitas penimbunan waduk yang dilakukan PT Kerabat Budi Mulia di kawasan Tembesi, Kota Batam. Waduk yang menjadi sumber air baku tersebut telah ditimbun untuk rencana pembangunan restoran. BATAM | HITV — Hal tersebut ditegaskan oleh Ketua DPW IPJI Kepri, Ismail Ratusimbangan yang menilai tindakan […]

  • Om Zein Bersama Gubernur Salurkan Bantuan untuk Korban Pergeseran Tanah di Pasirmunjul

    Om Zein Bersama Gubernur Salurkan Bantuan untuk Korban Pergeseran Tanah di Pasirmunjul

    • 0Komentar

    Bupati Purwakarta Saepul Bahri Binzein saat penyerahan bantuan ke warga terdampak bencana. (Dok/Foto/Raffa) Penulis: Raffa Christ Manalu Editor: AYS Prayogie   Kegelisahan pasca-bencana pergeseran tanah di Desa Pasirmunjul, Kecamatan Sukatani, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat, sedikit mereda. Sejumlah warga terdampak berkumpul di Pendopo Pemerintah Kabupaten Purwakarta pada Kamis (19/6/2025) untuk menerima bantuan material maupun semangat baru. […]

  • Dua Pemuda di Purwakarta Diringkus Polisi, Gara-Gara Kedapatan Edarkan Tembakau Gorilla!

    Dua Pemuda di Purwakarta Diringkus Polisi, Gara-Gara Kedapatan Edarkan Tembakau Gorilla!

    • 0Komentar

    Dua orang pemuda asal Kabupaten Purwakarta berinisial PT (18) dan MRM (19), pada hari Jumat 15 November 2024, berhasil dibekuk oleh Satuan Reserse Narkoba Polres Purwakarta, karena diduga melakukan peredaran narkoba jenis tembakau sintetis atau yang dikenal dikalangan pengguna dengan sebutan “Tembakau Gorilla”. (Dok/Fot/Not/Raffa/Yog) HITVBERITA.COM | PURWAKARTA – Kasat Res Narkoba Polres Purwakarta, AKP Yudi […]

expand_less