Rabu, 22 Jul 2026
light_mode

Cerita Kota Bandung hasil penelusuran Kang Jo JN Jurnalis Senior Asal Kota Bandung

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Kamis, 19 Sep 2024
  • print Cetak

HITVBerita.com | BandungKang Jo JN, adalah salah seorang wartawan senior dari asal kota Bandung Jawa Barat yang saat ini bergabung di media jayantaranews.com,

Kang Jo JN sering melakukan penelusuran mendalam tentang dunia seni dan budaya baik dari situs atau peninggalan sejarah, maupun dari ” Carita Rakyat” ( dalam istilah bahasa Sunda) dan terutama sejarah Bandung yang dikenal parahiyangan. Kang Jo mengungkap berbagai aspek penting yang membentuk identitas kota tersebut.

Dalam hasil penelusurannya, ia menjelaskan beberapa fase utama dalam perkembangan Bandung, mulai dari era kolonial hingga menjadi pusat ekonomi dan budaya di Jawa Barat.

Asal Usul Nama Bandung

Menurut penelitian Jo JN, nama “Bandung” berasal dari kata dalam bahasa Sunda, “bendung,” yang berarti “bendungan.” nama ini merujuk pada terbentuknya danau purba di sekitar aliran Sungai Citarum, yang terjadi karena letusan Gunung Tangkuban Perahu. Bendungan alam tersebut menciptakan danau besar yang kemudian mengering dan menjadi cikal bakal wilayah Bandung.

Gambar ilustrasi Kawah Gunung Tangkuban Perahu Bandung. (“red)

A. Era Kolonial Belanda. 

Bandung mulai berkembang pesat pada masa penjajahan Belanda, terutama sejak Gubernur Jenderal Herman Willem Daendels memerintahkan pembangunan Jalan Raya Pos (De Grote Postweg) pada awal abad ke-19. Jalan tersebut melintasi Bandung dan menghubungkan Batavia (sekarang Jakarta) dengan daerah-daerah lain di Pulau Jawa.

Bandung Jaman Kolonial Belanda. (“red)

Pada 1810, Daendels menetapkan kawasan Bandung sebagai pusat pemerintahan lokal. Kemudian, pada tahun 1880-an, jalur kereta api dari Batavia ke Bandung dibuka, yang semakin mempercepat pertumbuhan kota sebagai pusat perdagangan dan pemerintahan di wilayah Priangan.

Bandung Sebagai Kota Kolonial Modern

Pada awal abad ke-20, Bandung dijuluki sebagai “Paris van Java” karena suasana kota yang elegan dan arsitekturnya yang bergaya Eropa. Banyak bangunan art deco dibangun di Bandung, seperti Gedung Sate dan Hotel Savoy Homann, yang hingga kini masih menjadi ikon arsitektur kota.

Kang Jo JN juga menyoroti peran Bandung sebagai tempat para kaum elit kolonial Belanda, yang sering menjadikannya sebagai tujuan rekreasi. Pada masa itu, Bandung berkembang menjadi pusat pendidikan, khususnya dengan didirikannya Technische Hoogeschool te Bandoeng (sekarang ITB) pada tahun 1920.

Gedung ITB Bandung jaman Kolonial Belanda. (“red)

Peristiwa Bersejarah : Konferensi Asia-Afrika 1955

Dalam penelusurannya, Jo JN menyoroti momen penting pada tahun 1955 ketika Bandung menjadi tuan rumah Konferensi Asia-Afrika. Konferensi ini dihadiri oleh para pemimpin dari berbagai negara di Asia dan Afrika yang baru merdeka. Peristiwa tersebut mengukuhkan Bandung sebagai simbol perlawanan terhadap kolonialisme dan imperialisme, serta melahirkan solidaritas di antara negara-negara berkembang.

Konferensi Asia-Afrika 1955 Di Bandung Jawa Barat. (*red)

B. Bandung Pasca Kemerdekaan

Setelah kemerdekaan Indonesia, Bandung terus berkembang menjadi kota metropolitan dengan berbagai sektor industri dan pendidikan yang maju. Jo JN menyoroti bahwa Bandung juga dikenal sebagai kota kreatif dengan banyaknya komunitas seni, budaya, dan mode yang berkembang pesat.

Perkembangan Ekonomi dan Pariwisata

Dalam tulisan Kang Jo JN, ia juga menekankan peran Bandung sebagai pusat ekonomi dan pariwisata di Jawa Barat. Bandung terkenal dengan pemandangan alamnya yang indah, seperti kawasan Lembang dan Ciwidey, serta sebagai surga belanja dengan factory outlet dan distro yang menjamur. Bandung menjadi destinasi favorit wisatawan domestik dan mancanegara.

Modernisasi dan Tantangan Perkotaan

Kang Jo JN juga menyoroti modernisasi yang membawa tantangan bagi Bandung, seperti kemacetan, kepadatan penduduk, dan permasalahan lingkungan. Namun, upaya revitalisasi dan pengembangan infrastruktur, termasuk transportasi publik dan ruang terbuka hijau, terus dilakukan oleh pemerintah kota untuk menjadikan Bandung kota yang nyaman dan ramah lingkungan.

Modernisasi Kota Bandung Jawa Barat mengalami perkembangan Pesat. (*red)

Melalui penelusuran ini, Jo JN mengungkap bahwa Bandung adalah kota dengan sejarah yang kaya, penuh dinamika, dan berperan penting dalam perjalanan sejarah Indonesia. Bandung tidak hanya menjadi saksi bisu berbagai peristiwa besar, tetapi juga terus berkembang sebagai pusat kreativitas dan inovasi di masa kini.

(HI/Network)

  • Penulis: Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Program MBG Dukung Kesehatan Ibu dan Anak di Desa Kecila: Puluhan Warga Terima Paket Gizi

    Program MBG Dukung Kesehatan Ibu dan Anak di Desa Kecila: Puluhan Warga Terima Paket Gizi

    • 0Komentar

    Program Menu Bergizi Gratis (MBG) kembali menjadi harapan bagi keluarga di Desa Kecila, Kecamatan Kemranjen. Puluhan ibu hamil, ibu menyusui, dan balita menerima dukungan gizi sebagai langkah penting mencegah stunting dan menjaga kesehatan generasi kecil di tingkat desa. HITVBERITA.COM | Banyumas— Pembagian paket MBG di RW 03 berlangsung rutin setiap Senin dan Kamis, dipusatkan di […]

  • Dua Sosok Yang Diunggulkan Maju di Pilbup Purwakarta Gelar Pertemuan

    Dua Sosok Yang Diunggulkan Maju di Pilbup Purwakarta Gelar Pertemuan

    • 0Komentar

    HITVBERITA.COM PURWAKARTA | Dua nama kandidat balon bupati yang diunggulkan maju di Pilkada Purwakarta 2024, yakni Anne Ratna Mustika dan Irwan P Abdurrachman melakukan pertemuan. Pertemuan Anne Ratna Mustika dan Irwan P Abdurrachman tersebut, diketahui saat jajaran DPC Partai Demokrat Purwakarta melakukan kunjungan dalam agenda konsolidasi politik ke Kantor DPD Partai Golkar Purwakarta di Jalan […]

  • Legenda Persebaya, Bejo Sugiantoro, Wafat

    Legenda Persebaya, Bejo Sugiantoro, Wafat

    • 2Komentar

    Dunia sepakbola Indonesia telah kehilangan salah satu legenda terbaiknya. Bejo Sugiantoro, pelatih Deltras dan legenda Persebaya, telah wafat pada Selasa (25/2/2025) petang. HITVBERITA.COM | SURABAYA – Menurut Jefri Ikhwan M, Corporate Secretary PT SIER, Bejo Sugiantoro wafat setelah tidak sadarkan diri ketika bermain sepakbola di Lapangan Sepakbola PT SIER Surabaya. “Kami menyampaikan bahwa legenda sepakbola […]

  • Wakil Presiden Gibran Rakaming Raka

    Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, Tinjau Pembangunan Bendungan Jragung

    • 0Komentar

          Penulis : Adi Waelah Editor : Hadi Lempe Kabupaten Semarang sambut kehadiran langsung Wakil Presiden RI, Gibran Rakabuming Raka. Kehadiranya Wakil Presiden melakukan peninjauan secara langsung , Proyek Pembangunan Bendungan Jragung yang berafa di Wilayah Kabupaten Semarang. HITVBERITA.COM | KAB.SEMARANG –  Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka turun langsung ke lapangan, meninjau progres […]

  • Brigadir Celvin Kobarkan Semangat, Ajak Kaum Muda Berdaya Lewat Sektor Pertanian!

    Brigadir Celvin Kobarkan Semangat, Ajak Kaum Muda Berdaya Lewat Sektor Pertanian!

    • 0Komentar

    Penulis Ruslan LGA Sebagai bentuk dukungan terhadap program Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri) di bidang ketahanan pangan, Brigadir Celvin, anggota Polres Lingga, Kepulauan Riau, memulai langkah konkret dengan terjun ke sektor pertanian. HITVBERITA.COM.| Lingga — Langkah ini, menurut Celvin, bukan semata untuk meningkatkan kesejahteraan pribadi, tetapi juga sebagai upaya memotivasi generasi muda agar memanfaatkan […]

  • Tuntut Pemkab Serius Tangani Korban Bencana Longsor, Aksi Unras Mahasiswa Di Kantor Bupati Purwakarta Ricuh

    Tuntut Pemkab Serius Tangani Korban Bencana Longsor, Aksi Unras Mahasiswa Di Kantor Bupati Purwakarta Ricuh

    • 0Komentar

    Purwakarta | Aksi unjuk rasa (unras) yang dilakukan puluhan mahasiswa yang tergabung dalam pergerakan mahasiswa islam indonesia (PMII) Cabang Purwakarta berakhir ricuh. Dalam aksinya para mahasiswa menuntut agar pemerintah kabupaten (Pemkab) Purwakarta lebih serius dalam menangani korban bencana alam diwilayah tersebut. Kericuhan terjadi ketika para mahasiswa memaksa masuk ke kantor bupati untuk menyampaikan aspirasinya. Aksi […]

expand_less