Rabu, 14 Okt 2026
dark_mode

Tak Kenal Maka Tak Sayang (Renungan Kemerdekaan di HUT Ke-79 RI)

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Jumat, 16 Agt 2024
  • print Cetak
Penulis adalah seorang Akedemisi dan juga Pegiat Seni. Hingga saat ini nama penulis yakni I Nengah Rata Artana masih tercatat sebagai Sekertaris pada organisasi perusahaan pers “Media Independen Online Indonesia (MIO-INDONESIA) Provinsi Bali”

(Bali, 16 AGUSTUS 2024): Tidak terasa, besok negeri kita tercinta Indonesia berusia 79 tahun. Seperti pepatah ketika seseorang berkenalan, kerap diucapkan pepatah ini; tak kenal maka tak sayang. Kalau dikonteskan dengan makna peringatan hari kemerdekaan bangsa kita tahun ini, maka sudah selayaknya kita mengenal lebih dalam bangsa kita agar kita lebih sayang kepada bangsa ini.

SELAYAKNYA kita mesti menyadari, dan merenungkan; jika kita mengenal negeri kita tercinta Indonesia, apa yang harus kita perbuat untuk menyayangi bangsa ini? Mari jawab di hati masing-masing, dan wujudkan dalam karya, sesuai dengan talenta yang diberikan oleh Sang Pemberi Talenta.

TEBARLAH damai di antara sesama warga, jauhkan sikap iri dan dengki sesama anak bangsa, jauhi sikap keangkuhan dan keegosian, karena itu bukan sifat-sifat warisan budaya nenek moyang bangsa kita, jauhi kepentingan hanya untuk golongan, tapi kedepankanlah sikap untuk kepentingan orang banyak.

JIKA selama ini ada yang “memberontak” terhadap negeri ini, itu karena ibarat anak salah asuhan, kehilangan pengasuh, pembimbing dan penuntun. Maka jika kita mengenal bangsa ini, maka kenalilah mereka, lalu sayangi mereka, karena mereka bagian dari bangsa ini. Berikan mereka ruang kemerdekaan, waktu kemerdekaan, ekspresi kemerdekaan, karena kemerdekaan adalah hak setiap individu/orang, kecuali bagi mereka yang menggunakan kemerdekaan dengan cara-cara tidak etis dan merugikan orang lain.

KETIKA republik ini berusia 79 tahun, dari sumber yang penulis baca, ada referensi bahwa; jika diibaratkan usia manusia, maka penglihatan dan pendengaran kemungkinan ada penurunan kemampuan untuk melihat dan mendengar. Mungkin memerlukan kacamata atau alat bantu dengar. Dalam konteks ini, siapa yang harus mempertahankan tajamnya penglihatan, pendengaran di bangsa ini, agar kita tidak dijerumuskan oleh bangsa lain. Jawabannya tiada lain, bahwa yang harus mempertahankan tajamnya penglihatan dan pendengaran bangsa ini adalah generasi mudanya. Peristiwa yang terkait usia ini, benar-benar penulis alami, karena orang tua yang berusia lebih dari 80 tahun. Kami sampai habis akal untuk menyembuhkan penglihatan atau mata orang tua kami, karena memang faktor usia. Akhirnya dokter berkata, bahwa syukur bapak masih sehat, nafsu makan bagus, mengenai mata bapak, itu memang karena faktor usia.

KARENANYA, berikan generasi peran yang lebih dmoninan, jangan dikekang dengan dalih bahwa kita yang tua masih mampu, karena alasan masih berjiwa muda, Sudahlah !! kita harus mau diingatkan oleh syair lagu Iwan Fals yang tertulis ; Pak Tua Sudahlah, engkau sudah terlihat tua sudahlah, kami mampu untuk bekerja.

DIRGAHAYU ke-79 Indonesiaku tercinta, kami berjanji akan mengenalmu lebih dalam dan menyayangi hingga akhir hayat kami. (**)

Bali, 16 Agustus 2024

  • Penulis: Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kunker Ke Polres Bangka, Kapolda Babel Minta Anggota Berikan Pelayanan Terbaik Untuk Masyarakat

    Kunker Ke Polres Bangka, Kapolda Babel Minta Anggota Berikan Pelayanan Terbaik Untuk Masyarakat

    • calendar_month Rabu, 12 Nov 2025
    • 0Komentar

    HITVBERITA.COM | BABEL – Kapolda Bangka Belitung Irjen Pol Viktor T Sihombing menekankan ke jajarannya untuk dapat bekerja dengan tulus dan ikhlas terutama dalam memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat. Menurutnya, pelayanan terbaik kepada masyarakat adalah yang paling tertinggi dan utama yang harus diberikan oleh seluruh anggota Polri khususnya di Bangka Belitung. Hal itu disampaikan […]

  • Ketika Hak Nelayan Terhalang Sepotong Dokumen

    Ketika Hak Nelayan Terhalang Sepotong Dokumen

    • calendar_month Sabtu, 9 Agt 2025
    • 0Komentar

    Penulis Ruslan LGA Pagi di pesisir Lingga selalu dimulai dengan suara mesin perahu yang memecah tenang laut. Di dermaga, nelayan menurunkan hasil tangkapan sambil bercakap ringan, tak banyak yang tahu bahwa di balik keringat mereka ada perlindungan yang semestinya hadir: BPJS Ketenagakerjaan HITVBERITA.COM | Lingga – .Sejak beberapa tahun terakhir, Pemerintah Kabupaten Lingga melalui Dinas […]

  • Diduga Dihantam Angin Ribut, Kapal KM Sinar Budi Rute Dabo – Jambi Tenggelam

    Diduga Dihantam Angin Ribut, Kapal KM Sinar Budi Rute Dabo – Jambi Tenggelam

    • calendar_month Selasa, 2 Des 2025
    • 0Komentar

    HITVBERITA.COM | Lingga — Sebuah tragedi laut kembali terjadi di perairan Kepulauan Riau. Kapal Motor (KM) Sinar Budi yang melayani rute Dabo – Jambi dilaporkan tenggelam pada Sabtu dini hari setelah diduga dihantam angin ribut. Insiden tersebut terjadi sekitar pukul 02.00 WIB di Pelabuhan Dabo Singkep. Menurut keterangan sejumlah warga di Pelabuhan Dabo, cuaca buruk […]

  • Bea Cukai Kepri Gagalkan Penyeludupan 129.965 Benih Lobster di Perairan Batam

    Bea Cukai Kepri Gagalkan Penyeludupan 129.965 Benih Lobster di Perairan Batam

    • calendar_month Kamis, 18 Des 2025
    • 0Komentar

    Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Khusus Kepulauan Riau menggagalkan upaya penyeludupan sebanyak 129.965 ekor benih bening lobster (BBL) di Perairan Pulau Kongka Besar, Kepulauan Riau. Ribuan benih lobster tersebut diduga hendak dibawa keluar wilayah perairan Indonesia secara ilegal. BATAM | HITV — Kepala Kanwil DJBC Khusus Kepulauan Riau, Adhang Noegroho Adhi, menjelaskan, […]

  • Purwakarta Berlakukan Jam Malam bagi Pelajar, Satgas Akan Lakukan Pengawasan

    Purwakarta Berlakukan Jam Malam bagi Pelajar, Satgas Akan Lakukan Pengawasan

    • calendar_month Sabtu, 31 Mei 2025
    • 0Komentar

    Bupati Purwakarta Saepul Bahri Binzein didampingi Kapolres Purwakarta AKBP Lilik Ardiansyah. (Dok/Foto/Raffa) Reporter: Raffa Christ Manalu   Pemerintah Kabupaten Purwakarta menetapkan kebijakan jam malam bagi peserta didik di seluruh jenjang pendidikan. Lewat Surat Edaran Nomor: 100.3.4/916-Disdik/2025 yang ditandatangani Bupati Saepul Bahri Binzein, pelajar dilarang melakukan aktivitas di luar rumah mulai pukul 21.00 hingga 04.00 WIB. […]

  • Warga Kelurahan Sukajaya Protes: Jalan Lingkungan Rusak Berat, Pemerintah Abaikan!

    Warga Kelurahan Sukajaya Protes: Jalan Lingkungan Rusak Berat, Pemerintah Abaikan!

    • calendar_month Minggu, 2 Mar 2025
    • 0Komentar

    Ratusan warga Kelurahan Sukajaya, Kecamatan Curug, Kota Serang, Provinsi Banten, lontarkan protes atas kondisi jalan lingkungan yang rusak berat dan tidak mendapat perhatian pemerintah setempat. HITVBERITA.COM | KOTA SERANG – Sangat ironis jalan yang memiliki panjang sekitar 900 meter, namun kondisinya sangat memprihatinkan karena berlubang, berlumpur, dan dipenuhi sampah batok dan sabut kelapa tersebut, justru […]

expand_less